GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Kronologis Kejadian Kapal Long Boat Tenggelam di Selat Nenek Batam, Bawa 13 Pemain Sepak Bola

×

Kronologis Kejadian Kapal Long Boat Tenggelam di Selat Nenek Batam, Bawa 13 Pemain Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban Long Boat yang Tenggelam di Selat Nenek Batam
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban Long Boat yang Tenggelam di Selat Nenek Batam. (Foto : Basarnas)

BATAM – Insiden tenggelamnya kapal long boat yang mengangkut tim sepak bola dari Pulau Nenek menuju Pulau Setokok, Batam, terjadi pada Rabu, 25 Juni 2025, sekira pukul 16.00 WIB. Peristiwa nahas ini terjadi di Perairan Selat Nenek saat kapal dihantam gelombang hingga akhirnya terbalik dan menenggelamkan penumpangnya.

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli, mengungkapkan bahwa kapal tersebut berisi 13 orang penumpang yang merupakan tim sepak bola yang akan mengikuti pertandingan persahabatan di Pulau Setokok.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

β€œLong boat bertolak dari Pulau Nenek sekitar pukul 16.00 WIB. Di tengah perjalanan menuju Setokok, kapal dihantam gelombang besar dan terbalik,” ujar Fazzli.

Kronologis Kejadian:

  1. Pukul 16.00 WIB – Tim sepak bola dari Pulau Nenek berangkat menggunakan long boat menuju Pulau Setokok untuk bertanding.
  2. Dalam perjalanan di Selat Nenek, kapal dihantam gelombang kuat dan terbalik, menyebabkan seluruh penumpang tercebur ke laut.
  3. Pukul 17.50 WIB – Kantor SAR Tanjungpinang menerima laporan dari Zamri, perangkat Desa Setokok.
  4. Pukul 18.10 WIB – Tim SAR dari Pos SAR Batam bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa rubber boat.
  5. Pukul 19.45 WIB – Tim SAR tiba di lokasi kejadian.
  6. Seiring pencarian, 11 orang berhasil ditemukan selamat, sementara 2 orang masih dalam pencarian hingga malam.

Jumlah Korban:

  • Total penumpang: 13 orang
  • Ditemukan selamat: 11 orang
  • Dalam pencarian: 2 orang (Fir dan Pa’i)

Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan berawan dengan hujan ringan, kecepatan angin 8–12 knot, dan tinggi gelombang mencapai 0,5–1 meter.

β€œKami mengerahkan berbagai unsur SAR dan peralatan termasuk drone thermal, rubber boat, hingga aquaeye untuk mendeteksi korban di permukaan air. Operasi akan dilanjutkan Kamis pagi,” jelas Fazzli.

Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, dan masyarakat diimbau untuk memberikan informasi bila mengetahui keberadaan korban lainnya. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100