BATAM (SK) — Satu, dua, tigaaaaaaaaa. Gedubraaaaaaaaaak. Krak…Krak…Krak. Tiba-tiba saja, dalam hitungan menit, Bangunan Tropicana rata dengan tanah di hadapan para pemilik bangunan, yang hanya bisa menatapi sedih bangunan, yang rata-rata baru di tepatinya untuk berjualan.
Ratusan Anggota Tim terpadu, yang terdiri dari TNI, Aparat Kepolisian, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Pemko Batam, robohkan bangunan-bangunan di daerah Bundaran Tropoicana, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong – Kota Batam, Jumat, (08/04/2016).
“Ya, saya sebagai Lurah Bengkong Sadai, tidak bisa berbicara banyak dalam hal ini. Saya merasakan kesedihan Warga, Namun, saya juga tidak mungkin bisa berbuat banyak. Sebagai bawahan, saya cuma bisa melaksanakan tugas,” kata Lurah Bengkong Sadai, Fairus.
“Rencananya dalam waktu satu minggu ini, kita tetap akan melakukan penggusuran terus. Insya Allah ya, kalau saya sehat. Penggusuran akan dilakukan di seluruh wilayah Kota Batam. Bukan hanya di Bundaran Tropicana ini aja,” tegas Kasat Pol PP Pemko Batam, Drs Hendri M.Si.
Disampaikan juga oleh Kasat Hendri selanjutnya, bahwasanya diharapkan warga Masyarakat Kota Batam, mendukung lah apa yang di buat atau apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam. Karena semuanya itu, demi untuk menuju Kota Batam lebih maju dan lebih baik.
Lain Pemikiran para Bos-Bos di Jajaran Pemerintah Kota Batam, lain pula pemikiran para pedagang yang ada di Bundaran Tropicana, yang menyaksikan langsung bagaimana Tim Terpadu mengeksekusi lapak-lapak jualan mereka.
“Wah sedih sekali rasanya saya Mbak, melihat bangunan-bangunan ini dirobohkan. Padahal saya baru jualan. Entah bagaimana ke depannya nanti nasib tempat jualan saya ini. Kabarnya mau di gusur semua ya,” kata beberapa pedagang di Bundara Tropican menatap sedih. (SK-Nda)
















