NATUNA — 1 (satu) orang korban Tanah Longsor di Serasan, Kabupaten Natuna, bernama Susi, dikhabarkan meninggal dunia saat dalam perjalanan rujukan menuju ke Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
Sedangkan jumlah korban lainnya yang meninggal dunia, hingga hari ini, Jumat 10 Maret 2023 sebanyak 12 orang dan sudah terindentifikasi.
Untuk korban yang hilang atau belum ditemukan sebanyak 43 orang, korban kritis 3 orang dan sudah dikirim ke Pontianak via Bukit Raya dan dikirim ke Ranai.
Hingga saat ini, data pengungsi yang berhasil didapatkan, masing-masing pengungsian PLBN 219 orang, pengungsian Puskesmas 215 orang, pengungsian pelimpak dan Masjid Al Furqon 500 orang, pengungsian SMA 1 Serasan 282 orang. Dengan total keseluruhan pengungsi 1.216 orang.
Untuk membantu korban tanah longsor itu, Tim Pemprov Kepri berangkat menuju lokasi longsor di Pulau Serasan menggunakan Kapal Indra Perkasa dari pelabuhan Penagih, Ranai, Natuna, dengan membawa sejumlah bantuan yang dihimpun dari BNPB dan Basarnas untuk para korban.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan, sampai saat ini kebutuhan yang sangat mendesak adalah makanan siap saji untuk para pengungsi yang jumlahnya mencapai 1.200 orang lebih.
Adapun rombongan yang berangkat adalah Kepala BPBD Provinsi Kepri, Muhammad Hasbi, Kepala Biro Umum Provinsi Kepri, Abdullah, dan beberapa tim pendukung. Adapun jarak tempuh berlayar dari Ranai ke Serasan sekira 7 jam perjalanan.
“Kita minta agar semua OPD teknis Pemprov Kepri dan tim medis berangkat segera kesana. Kita semua harus cepat tanggap menyikapi ini. Kita juga berdampingan terus dengan tim rescue lainnya dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri dan lainnya,” ujar Ansar. ***
(red)
















