TANJUNG PINANG — Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M di Kota Tanjung Pinang, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dijadwalkan bersama masyarakat Kota Tanjung Pinang akan melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan Pamedan Ahmad Yani Tanjung Pinang, pada Kamis, 29 Juni 2023.
Dalam momen Hari Raya Idul Adha yang sakral ini, Gubernur Ansar Ahmad akan bertindak sebagai khatib, sedangkan Ustadz Muhammad Salim Al Hafidz akan menjadi Imam Shalat Idul Adha 1444 H/2023 M.
Demikian Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan, di Tanjung Pinang, Rabu, 28 Juni 2023.
Hasan juga mengungkapkan, bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, Gubernur Ansar akan memberikan khutbah.
Selain itu, Hasan juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjung Pinang untuk bergabung dalam shalat ied berjamaah bersama Gubernur Ansar Ahmad.
“Mari kita hadir beramai-ramai melaksanakan ibadah, mengingat Lapangan Pamedan Tanjung Pinang memiliki luas yang cukup untuk menampung banyak jamaah,” ajaknya.
Bagi masyarakat yang tidak dapat bergabung langsung di Tanjung Pinang, Hasan menyampaikan, bahwa mereka tetap dapat mengikuti khutbah yang akan disampaikan Gubernur Ansar melalui live streaming YouTube Diskominfo Kepri.
“Kami juga akan menyiarkan langsung shalat Idul Adha dan khutbah dari Gubernur melalui YouTube, sehingga seluruh masyarakat Kepri dapat menyaksikannya,” tambah Hasan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri juga telah menyiapkan sebanyak 30 ekor sapi sebagai hewan kurban yang akan didistribusikan ke seluruh Kabupaten Kota di Kepulauan Riau.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua masyarakat di wilayah tersebut dapat merasakan keberkahan Idul Adha dan berbagi dengan sesama.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Gubernur Ansar berharap bahwa perayaan Idul Adha tahun ini dapat menjadi momen yang penuh makna dan kebahagiaan bagi semua umat Muslim di Kepri. Semoga perayaan Idul Adha ini dapat mempererat tali persaudaraan dan memancarkan semangat kebaikan kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau,” pungkas Hasan. ***
(ron)














