Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Penggagas Razia Perut Lapar, BRIPKA Zulhamsyah Putra menghilang dari peredaran. Aksinya yang biasa di tepi jalan, berubah jadi blusukan dari kampung ke kampung membagikan Kue dan Minuman Lebaran buat kaum yang membutuhkan.
Selama 5 hari berturut-turut jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, ‘Razia Perut Lapar’ tak kelihatan melakukan razia di jalan, Selasa, (11/05/2021).
BRIPKA Zulhamsyah Putra bersama istri tercinta Findianita, Pegawai Pemrov Kepri, menggelar razia paket lebaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami memberikan paket kue lebaran dan minuman kaleng kepada warga yang menurut kami kondisinya sangat memprihatinkan. Paket ini Gratis, yang sebagian titipan dari para dermawan,” ujar polisi Muda ini.
“Untuk makan aja mereka masih kesulitan, apa lagi buat beli kue lebaran. Kami berharap di tahun ini mereka semua bisa menikmati kue lebaran sama seperti kita semua,” tambah mantan Walpri Wali Kota Tanjung Pinang, Alm Ayah Syahrul ini.
Perkampungan yang menjadi target razia Bripka Zulham, yakni, perkampungan di sekitar TPA Sampah Ganet, Perkampungan Nelayan, perkampungan di belakang Patung Seribu dan kampung-kampung terpencil lainnya di Kota Tanjung Pinang.
Razia tersebut sangat dirasakan oleh warga, salah satunya seorang nenek bernama mak Amboi, di perkampungan dekat dengan TPA Sampah Km 14.
“Kami warga kampung sini baru pertama kali diantar paket kue lebaran dan minuman kaleng,” ungkapnya.
“Sudah 5 tahun lebih kami tak tau rasa enaknya kue lebaran itu. Hari ini, terima kasih Pak Polisi,” ujar Mak Amboi, dengan raut muka bahagia.
Kegiatan mulia Panit II Sat Intelkam Polsek KKP Polres Tanjung Pinang itu, bukan hanya menjadi sorotan warga Tanjung Pinang, tapi sudah menjadi buah bibir hingga Nasional dan di berbagai manca negara. Warga Net selalu mengikuti kegiatan Bripka Zulham di media sosial.
“Ya Allah, semoga semakin banyak Polisi Indonesia yang melakukan kegiatan Razia perut lapar seperti Bripka Zulham buat,” kata warga net. (ds)








