BINTAN – Permasalahan data olahraga yang selama ini tersimpan secara terpisah di berbagai organisasi dan cabang olahraga kini mulai dijawab Pemerintah Kabupaten Bintan melalui peluncuran B-SMART (Bintan Sport Monitoring, Analytic & Reporting Technology). Sistem digital yang diluncurkan pada Kamis, 18 Juni 2026, ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data olahraga ke dalam satu platform yang lebih efektif dan mudah dikelola.
Peluncuran B-SMART di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola olahraga berbasis data sekaligus mendukung pembinaan atlet yang lebih terarah.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, pembangunan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Menurutnya, keberhasilan pembinaan juga ditentukan oleh sistem pengelolaan data yang mampu memberikan informasi secara lengkap dan akurat.
Ia menjelaskan, selama ini berbagai data olahraga masih tersimpan secara terpisah di masing-masing organisasi maupun cabang olahraga. Kondisi tersebut menyebabkan proses pemetaan potensi atlet, evaluasi pembinaan hingga penyusunan program pengembangan olahraga belum dapat dilakukan secara optimal.
“B-SMART bukan sekadar aplikasi, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun tata kelola olahraga yang lebih modern, efektif, dan berbasis data. Dengan data yang lengkap dan akurat, kita dapat menyusun kebijakan yang tepat serta memastikan setiap program pembinaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Roby.
Melalui B-SMART, seluruh informasi terkait atlet, pelatih, wasit, cabang olahraga hingga riwayat prestasi akan terdokumentasi secara terintegrasi. Sistem tersebut diharapkan mempermudah pemerintah daerah dalam melakukan monitoring, evaluasi serta pengambilan keputusan yang lebih objektif.
Roby menilai, data yang valid menjadi fondasi penting dalam menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan. Dengan dukungan data yang diperbarui secara berkala, pemerintah dapat lebih cepat mengidentifikasi atlet potensial serta menentukan cabang olahraga unggulan yang perlu mendapat perhatian dalam pembinaan.
Selain itu, B-SMART juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara Pemerintah Daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah hingga seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kabupaten Bintan.
“Melalui B-SMART, kita ingin memastikan bahwa pembinaan atlet dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Saya berharap sistem ini menjadi fondasi dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bintan di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan, Alfeni Harmi, menyampaikan bahwa B-SMART dikembangkan sebagai pusat data olahraga daerah yang menghimpun berbagai informasi penting dalam ekosistem olahraga Kabupaten Bintan.
Menurutnya, sistem tersebut juga dirancang untuk mendukung proses monitoring, analisis serta pelaporan data olahraga secara lebih efektif dan efisien sehingga dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan olahraga yang lebih tepat sasaran.
Peluncuran B-SMART menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis data, pembinaan olahraga di Kabupaten Bintan diharapkan semakin terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang. ***
















