Bunga Langka Ditemukan di Anambas

oleh

TAREMPA (SK) – Komunitas Pecinta Alam Anambas (Kompas) bersama rombongan santri Khaira Ummah menemukan bunga langka, yang diduga termasuk dalam keluarga Rafflesia, atau lebih dikenal dengan Bunga Bangkai.

Bunga tersebut ditemukan secara tidak sengaja, ketika Kompas melakukan penelusuran untuk mencari sumber-sumber air di Gunung Samak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dewan Pembina Kompas, M. Khadaffi mengungkapkan, kelompok yang terdiri dari 40 anggota tersebut menemukan 4 bunga yang mirip Raflessia berukuran kecil tersebut di dua lokasi berbeda. Dari 4 bunga, ada 1 yang sudah mati, sementara 3 lainnya masih tampak segar.

“Kami sempat kaget juga waktu menemukan bunga tersebut di Gunung Samak. Totalnya ada 4 bunga, 3 masih hidup dan 1 lagi sudah mati. Itu di dua lokasi berbeda. Penemuannya itu sekitar seminggu yang lalu, ketika kami dan Santri Khaira Ummah sedang mencari sumber-sumber air bersih di gunung tersebut,” ungkap Khadafi ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/10).

Bunga yang ditemukan Kompas dan Santri tersebut tampak identik dengan bunga Rafflesia Arnoldi yang ada di Kebun Raya bogor. Namun, Lanjut Khadafi, bunga yang ada di Gunung Samak tersebut berukuran jauh lebih kecil dari Rafflesia Arnoldi.

“Sama seperti yang di Kebun Raya Bogor, tapi ukurannya lebih kecil. Coraknya juga agak sedikit berbeda,” jelasnya mendeskripsikan Bunga tersebut.

Sama seperti bunga bangkai pada umumnya, Bunga yang diduga Family Raflessia tersebut juga mengeluarkan bau tak sedap. Tempat bunga tersebut berhabitat juga cukup sejuk, sama seperti Rafflesia di provinsi lain seperti Palembang dan Bengkulu. “Lokasinya tidak tersentuh matahari, sehingga disana sejuk sekali. Baunya juga tak sedap, tapi tak terlalu menyengat,” jelasnya.

Kompas rencananya akan melaporkan temuan bunga langka tersebut kepada Pejabat berwenang untuk ditindaklanjuti. Tidak tanggung-tanggung, Khadafi sudah bertemu Wakil Bupati Kepulauan Anambas melaporkan temuan Kompas dan Santri Khaira Ummah tersebut.

“Kemaren memang ada pejabat dari Dinas Pariwisata, tapi untuk selanjutnya kita akan tetap minta ini ditindaklanjuti. Pak Wakil Bupati juga sudah kita beritahu,” katanya.

Dibagian lain, Janadi Kepala Bidang Kehutanan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikonfirmasi mengenai hal ini belum mengetahui adanya temuan bunga yang diketahui sempat membuat heboh warga Anambas dan pengguna jejaring sosial.

“Belum, saya belum dapat infonya. Nanti kita coba cek dulu,” ujar Janadi melalui layanan pesan singkat kepada media. (HK/SK-001)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.