BINTAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang laut tinggi yang melanda wilayah perairan Kepulauan Riau, terutama di Perairan Anambas dan Bintan, pada Minggu 12 Januari 2025.
Fenomena Gelombang Rossby Ekuator yang aktif di kawasan ini menjadi salah satu penyebab utama gangguan cuaca ekstrem tersebut.
Rincian Cuaca dan Laut:
- Perairan Anambas dan Bintan: Gelombang tinggi diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, berbahaya bagi pelayaran kecil dan aktivitas perikanan.
Peringatan BMKG:
⚠️ Bahaya Gelombang Tinggi: Aktivitas di laut harus dihentikan sementara, khususnya bagi nelayan tradisional, kapal kecil, dan ferry.
⚠️ Cuaca Ekstrem: Hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah daratan dan pesisir Kepulauan Riau.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat:
- Nelayan dan Operator Kapal: Hindari area dengan potensi gelombang tinggi. Pastikan memantau prakiraan cuaca sebelum berlayar.
- Masyarakat Pesisir: Kurangi aktivitas di pantai dan kawasan pelabuhan yang berisiko terdampak gelombang tinggi.
- Pengendara: Berhati-hati saat berkendara di tengah hujan lebat dan angin kencang yang dapat menyebabkan jalan licin serta jarak pandang terbatas.
Penjelasan Fenomena:
Fenomena Gelombang Rossby Ekuator membawa massa udara basah dan dingin dari arah Asia. Kombinasi ini memicu pertumbuhan awan hujan dan peningkatan kecepatan angin, sehingga kondisi laut menjadi ekstrem, terutama di wilayah perairan Anambas dan Bintan.
Akses Informasi:
Untuk update cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di bmkg.go.id atau menghubungi stasiun meteorologi terdekat.
Tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem dan utamakan keselamatan dalam beraktivitas, terutama di laut. ***










