GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Developer Darussalam Residence “RUGIKAN KONSUMEN”

×

Developer Darussalam Residence “RUGIKAN KONSUMEN”

Sebarkan artikel ini
Para Konsumen Darussalam Residence yang kecewa menggelar Konfrensi Pers di Aroma Bakery, Batam. (Foto : Ndoro Ayu)

SIJORIKEPRI,COM. BATAM — Permasalahan Perumahan Darussalam Residence, ternyata belumlah selesai, walaupun sidang terkait permasalahan itu sudah menghasilkan keputusan, bahwa pihak developer harus melanjutkan pembangunan.

Pembangunan perumahan tidak kunjung dilakukan pihak developer, hingga konsumen merasa kesal, kecewa, dan bahkan merasa tidak ikhlas, sehingga pada akhirnya mereka gelar Konfrensi Pers.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Saya ingin, pihak developer, melaksanakan hasil sidang secepatnya. Dan saya juga berharap developer untuk menanggapi keluhan dari konsumen ini secepatnya,” kata salah satu konsumen, Safrizal, di Aroma Bakery, Batam, Senin, (22/01/2018).

Bukan hanya Syafrizal, keluhan dari konsumen lainpun muncul, dan diungkapkan konsumen secara bergantian, sehingga acara Konfrensi pers tersebut pada akhirnya tampak menjadi ajang curhat bagi para konsumen Darussalam Residence.

“Saya berharap masalah ini bisa dimediasikanlah, untuk bisa bertemu dengan developer,” Kata Jamal, yang diteruskan oleh Agus, yang mengatakan kalau bisa yang memediasi adalah wakil rakyat atau DPRD.

Selain mereka bertiga (Syafrizal, Jamal dan Agus, red), ada juga konsumen lain mengungkapkan keluhan. Diantaranaya, Sunu, Ardi dan Jajang, dimana mereka berharap developer bisa memberikan kepastian secepatnya, karena selama ini tidak ada kejelasan.

“Kami ini tidak ikhlas. DP (Uang Muka, Red) sudah masuk. Hasil tidak ada. Energi sudahlah habis. Waktu, tenaga dan pikiran juga. Pokoknya, kami tidak ikhlaslah,” ungkap Sunu, yang dilanjut oleh Ardi, yang mengatakan “balik duit atau lanjut pembangunan”.

Sebelumnya, Agus Salim telah mengadukan nasibnya kepada Pewarta SIJORIKEPRI.COM atas perlakuan dari pihak developer, yang dirasanya sangat merugikan. Begitu juga dengan dua rekannya, yakni Lukman dan Ikhlas.

“Kami merasa rugi atas perlakuan dari developer. Kami ini juga sudah merasa menderita. Dimana pihak developer tidak pula cepat meneruskan pembangunan rumah sesuai dengan keputusan pengadilan,” curhat Agus.

Dikatakan Lukman, diduga kuat ada unsur kesengajaan dari pihak developer, membiarkan masalah jadi berlarut-larut, dan makin rancu, serta tidak ada tindak lanjut terhadap hasil sidang yang telah melewati masa banding.

Sementara itu, Ikhlas Juliono, mengatakan, bahwasanya, disinyalir, pihak developer tidak mau menanggung kerugian, akibat dari ulah marketingnya sendiri.

Ketika berita ini diterbitkan, pihak developer Darussalam Residence belum dapat dihubungi. (SK-Nda)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100