Ikan Tongkol Turun Harga, Pembeli

oleh

ANAMBAS (SK) — Ikan Tongkol di Tarempa tidak ada harga. Biasanya satu ekor ikan tongkol dengan ukuran 1 kg hingga 1,5 kg dijual dengan harga Rp20 ribu hingga 40 ribu. Namun kini ikan tongkol dengan ukuran yang sama hanya dijual dengan harga Rp5 ribu.

Bahkan jika ukurannya sedikit lebih kecil dijual dengan harga Rp10 ribu setiap onggok (kelompok/tumpuk) yang terdiri dari 5 hingga 9 ekor ikan. Jika ditimbang 9 ekor tersebut rata-rata mencapai 4 kg atau harganya setara dengan Rp2500 per kg. Itupun penjual masih memberikan tambahan bonus, jika penjual membeli dua onggok, maka harganya turun menjadi Rp15 ribu.

Karena semua pedagang ikan di pasar ikan Siantan menjual ikan tongkol dengan harga yang sangat murah, maka pasar ikan diserbu pembeli. Warga berbondong-bondong membeli ikan tongkol dengan partai besar. Dari mulai pagi pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, pasar masih dipenuhi pengunjung.

BACA JUGA :  Stop Hoax dan “STOP MONEY POLITIC”

Terlihat ada pembeli yang membawa bekas karung beras untuk tempat ikan, ada juga yang membawa baskom plastik dan ada juga yang membawa plastik besar untuk tempat ikan. Namun demikian ada juga warga yang membeli ikan tongkol secukupnya.

“Kita cuma beli ikan Rp30 ribu saja dapat satu karung beras, berat banget, kalau ditimbang bisa lebih 10 kilo,” ungkap Dani, salah seorang pembeli ikan dipasar ikan Siantan Jumat (30/10/2015), seperti di jelaskan di laman batampos.co.id.

Setelah mendapatkan ikan satu karung, ia terlihat kewalahan membawa ikan satu karung miliknya, meski demikian ia tetap senang dengan selalu tersenyum ketika meninggalkan pasar dengan menenteng ikan yang sudah ia beli dengan dua tangan.

BACA JUGA :  HUT Polwan Ke 72, Polwan Polres Lingga Gelar Upacara Ziarah TMP Dabo Singkep

Sementara itu Yana pembeli lainnya juga mengaku senang dengan adanya ikan tongkol yang dijual murah itu. Memang ia tidak membeli ikan seperti pembeli lainnya, tapi baginya ia sudah cukup puas dengan membeli ikan sebanyak 6 kg. Ia mengaku belum pernah membeli ikan sebanyak itu.

“Kita biasanya membeli ikan paling satu atau dua ekor saja, itu pun ukurannya hanya sekitar setengah kg saja, tak lebih,” ungkap Yana kemarin.

Karena merasa tidak puas, kata yana, maka ia pun sempat membeli ikan dua kali. Pertama membeli ikan tiga ekor dengan harga Rp15 ribu, kemudian yang kedua membeli ikan lagi 9 ekor yang ukurannya lebih kecil dengan harga Rp10 ribu. “Sayang kalau tak beli, mumpung murah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Gubernur Kepri Tetapkan UMK Kabupaten Natuna Tahun 2022

Sementara itu salah satu penjual ikan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ia menjual ikan dengan harga murah lantaran ikan yang dijual dipasar terlalu banyak. Sehingga harga harus bersaing dengan pejual lainnya. “Penyebabnya karena ikan tangkapan banyak tapi kurang es, jadi dijual murah bias cepat habis,” ungkapnya. (SK/WR/sya/bpos)

Shares
Rekomendasi Untuk Anda :

No More Posts Available.

No more pages to load.