GESER UNTUK BACA BERITA
KARIMUNKEPRI

Inovasi Paspor Silau, Imigrasi Karimun Dekatkan Layanan Hingga ke Pulau Terpencil

×

Inovasi Paspor Silau, Imigrasi Karimun Dekatkan Layanan Hingga ke Pulau Terpencil

Sebarkan artikel ini
Inovasi Paspor Silau, Imigrasi Karimun Dekatkan Layanan Hingga ke Pulau Terpencil
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Rery Yudhistira. (Foto : Taufik)

Komitmen Layani Warga Perbatasan, Tanpa Harus Datang ke Kantor Imigrasi

KARIMUN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan keimigrasian hingga ke pelosok wilayah. Melalui program Paspor Silau (Imigrasi Antar Pulau), petugas imigrasi mendatangi langsung warga di pulau-pulau kecil yang kesulitan menjangkau kantor imigrasi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Program ini merupakan bagian dari inovasi jemput bola yang menyasar masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan, khususnya di wilayah pulau-pulau terluar dan terpencil di Kabupaten Karimun.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Kasi Lalintalkim), Rery Yudhistira, menjelaskan bahwa program Paspor Silau hadir sebagai solusi bagi warga di luar Pulau Karimun yang selama ini menghadapi kendala jarak dan biaya transportasi.

β€œGiat Paspor Silau ini adalah inisiatif Imigrasi Karimun untuk mendatangi masyarakat di luar Pulau Karimun yang tidak dapat datang ke kantor dalam pengurusan paspor,” terang Rery.

Melalui Paspor Silau, tim Imigrasi membawa langsung peralatan dan sistem layanan keimigrasian ke lokasi-lokasi yang telah dijadwalkan, sehingga masyarakat dapat mengurus paspor tanpa perlu meninggalkan pulau tempat tinggal mereka.

Inovasi ini melengkapi layanan Paspor Simpatik, yang sebelumnya sudah berjalan untuk masyarakat yang sibuk bekerja dan hanya bisa mengurus paspor di luar hari kerja.

Kini, dengan Paspor Silau, akses keimigrasian makin terbuka bagi semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

β€œKami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pulau-pulau kecil, bisa mendapatkan pelayanan yang sama. Tidak ada alasan jarak menjadi hambatan,” tegas Rery.

Masyarakat menyambut baik program ini karena membantu menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Mereka yang sebelumnya harus menyeberang laut dan menginap di kota kini dapat mengurus paspor di pulau sendiri.

Salah seorang tokoh masyarakat Pulau Kundur menyampaikan apresiasinya, β€œProgram seperti ini sangat kami harapkan. Semoga ke depan pelayanannya bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pulau lainnya.” ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100