Jembatan Ambruk Aktifitas Warga Keton Terganggu

oleh

– Warga Minta Pemkab Lingga Prioritaskan Perbaikan.

LINGGA (SK) — Aktifitas warga Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur terganggu karena jembatan sepanjang lima meter yang merupakan akses jalan satu-satunya ke desa lain ambruk.

M Rais, Kepala Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, meminta, kepada Pemkab Lingga, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Lingga, agar dapat memperioritaskan perbaikan jembatan yang telah ambruk.

“Memang sangat memprihatinkan jika melihat kondisi jembatan penghubung di Desa Keton tersebut, berbagai upaya yang telah dilakukan agar pemerintah dapat memperioritaskan pembangunan jembatan itu, pada saat Musrenbang pun telah diusulkan pembangunan jembatan tersebut baik itu disampaikan melalui pejabat maupun anggota dewan saat berkunjung ke Desa Keton,” ujarnya. Rabu (11/03/2015) kepada awak media.

Senada dengan Kades Keton, Rustani, salah seorang warga desa keton, menuturkan, upaya yang dilakukan warga agar tetap dapat keluar masuk ke desanya, dengan bergotong royong agar aktivitas masyarakat terus dapat berjalan.

“Gotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut, hanya bersifat sementara saja, hanya menggunakan kayu dan alat seadanya, tentu saja tidak dapat membuat jembatan tidak dapat bertahan lama,” terangnya.

BACA JUGA  Pengguna Narkoba Rentan Terserang Virus Corona

Ditambahkan, dengan ambruknya jembatan tersebut membuat warga seperti terisolasi, dari daerah lainnya, beberapa waktu lalu ada salah seorang warga hampir mengalami kecelakaan dijembatan itu, warga yang membawa serta keluarganya hampir jatuh karena jembatan menjadi licin karena hujan.

“Sebelum ada korban yang lainnya diharapkan Pemkab Lingga, melalui DPU untuk terun ke lapangan meninjau jembatan agar menjadi masukan untuk membangun jembatan baru, agar masyarakat kembali dapat beraktifitas dengan lancar dan aman,” paparnya. (SK-Pus).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.