Sijori Kepri, Tanjungpinang โ Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) Kota Tanjung Pinang, yang juga Walikota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan, uptade terbaru penanganan COVID-19, jumlah Warga Tanjung Pinang Terinfeksi Positif COVID-19 bertambah lagi.
Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini, Jumat, (6/11/2020, ada penambahan 25 terkonfirmasi positif COVID-19, yang merupakan hasil temuan kasus baru, sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di Laboratorium BTKL Batam, RSAL dan RSUD RAT Tanjung Pinang.
“Kasus baru ini terdiri dari 8 (delapan) laki-laki dan 17 perempuan,” kata Rahma.
Sementara, Sabtu, (7/11/2020), bertambah lagi 6 (enam) orang. Kasus baru ini terdiri 3 (tiga) laki-laki dan 3 (tiga) perempuan. “Dengan bertambahnya kasus baru ini, maka jumlah warga Tanjung Pinang Terinfeksi Positif COVID-19 sebanyak 596 orang,” ujarnya, Sabtu, (7/11/2020).
Dinas Kesehatan PP dan KB Kota Tanjung Pinang secara rutin melaksanakan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi. Bila memenuhi kriteria kontak erat, maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam,โ kata Rahma.
Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.
Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan secara disiplin pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.
โAdapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin,โ ujarnya.
Bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
โSelama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu memakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,โ tutup Rahma. (FD)








