Lalu, ada Ulan Fitri Rustiana dari Kabupaten Lingga, yang berprestasi di bidang pendidikan.
Ada juga Jamilah dari Kabupaten Kepulauan Anambas, yang berprestasi di bidang lingkungan hidup.
Satijah dari Kota Batam, yang berjasa di bidang sosial dan budaya, dan yang terakhir menerima penghargaan Aminah Ahmad yang lebih dikenal dengan sebutan Bunda Aminah dari Kota Tanjung Pinang yang berjasa di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar, mengatakan, peringatan hari Kartini di setiap tahunnya menjadi momentum untuk meningkatkan peran penting perempuan dalam pembangunan daerah.
Peran perempuan, lanjutnya, harus semakin signifikan, sebab saat ini kesetaraan antara perempuan dan laki-laki sudah sangat sejajar.
“Hasil perjuangan Kartini sangat dirasakan sampai sekarang, semangat yang dimiliki Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita tertanam di setiap hari perempuan Indonesia,” kata Ansar.
Kepada “Kartini-Kartini Masa Kini” Provinsi Kepri, Gubernur Ansar, mengucapkan rasa bangganya atas berbagai prestasi dan pengabdian yang telah mereka lakukan.
Bagi Gubernur Ansar, untuk membangun Provinsi Kepri dibutuhkan andil semua, pihak baik itu laki-laki maupun perempuan.
“Yakinlah para perempuan akan selalu menjadi kunci penting untuk mengejar kemajuan di daerah. Saya harap penghargaan ini akan menjadi pemicu semangat bagi wanita-wanita lainnya di Kepri untuk terus berdedikasi dan mengabdi, agar Kepri semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Peringatan Hari Kartini tahun 2022 pun diwarnai dengan diserahkannya buket bunga dari Gubernur Ansar Ahmad kepada ibu Kartini Provinsi Kepri, Hj Dewi Kumalasari Ansar.
Turut hadir dalam acara peringatan tersebut Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Sekda Anambas, Sahtiar, Ketua TP PKK Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri, serta beberapa Kepala OPD Pemprov Kepri. (jlu)
















