GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Korupsi Waktu Ala PNS Batam

×

Korupsi Waktu Ala PNS Batam

Sebarkan artikel ini

– Jam Kerja Ada di Kedai Kopi “PECAT”.

BATAM (SK) — Perilaku korupsi waktu oleh oknum-oknum PNS Pemko Batam tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat Batam, terutama masyarakat aktifis yang sering nampak para PNS masih bergentayangan pada jam kerja. Entah itu masih duduk-duduk di kedai kopi ataupun masih makan-makan di restaurant atau ngobrol-ngobrol di Mall.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Hal ini sering nampak terjadi di pagi hari atau di tengah hari kerja setelah jam makan siang. Di jam makan siang mereka para PNS masih asyik bercengkerama di meja makan minum Mall. Atau di jam sore, yang bermakna bahwa pulang lebih cepat sebelum jam kerja habis.

Bukan cuma korupsi anggaran saja pejabat bisa berbuat, tapi juga korupsi waktu, sehingga lengkaplah sudah korupsi mereka. Ada pula bentuk korupsi waktu yang lain di korupsi mereka, YAitu pulang pada jam istirahat siang hari dengan berbagai alasan, sampai alasan jemput anak segala dan balik kantornya molor atau bahkan tidak balik.

“Korupsi waktu dengan korupsi yang lainnya sama saja. Namanya juga korupsi. Tetap saja merugikan. Kalau memang tidak sanggup bekerja dengan profesional penuh tanggung jawab, ya mundur saja atau di pecat langsung. Masih banyak yang lain di belakang yang mau bekerja dengan baik,” ungkap seorang emak yang juga Pengurus Koperasi Jaya Asih Mandiri, Lidya Aritonang, kemarin.

“Itulah kalau kuliahnya dadakan alias instant. Perilakunya juga instant, mau cepat pulang saja kalau kerja. Atau Maunya istirahat panjang. Mereka kerja, tapi tengok jam terus. Ada kadang yang duduk-duduk saja main game atau facebook kali. Bagaimana ini. Malas kerja PNS nya, Tapi gaji mau besar. Enak betul,” ungkap Ibu yang lain.

Korupsi waktu oleh para oknum PNS Batam, tidaklah seharusnya terjadi. Apa gunanya mereka dididik atau dilatih dan disumpah sebelum jadi PNS, kalau sudah jadi PNS mereka tidak amanah. Begitu pula dengan honorer yang berani bertingkah sepeti itu.

β€œBaru jadi Honorer saja sudah berani korupsi, apalagi kalau sudah jadi PNS. Mana Tim Pengawas,” kata Warga Piayu Juni Hutabarat geram.

“Dana monitoring dan pengawasan Pegawai itu ada lho, ratusan juta. Dan dana yang dipakai untuk pemberian bantuan tugas belajar dan Ikatan Dinas juga ada dan jumlahnya sampai Miliaran yakni Rp 1.420.058.000.00. Jadi percuma semua itu dianggarkan untuk mereka,” tegas Warga Batu Aji Siti Hajar mencibir sinis. (SK-Fik)

LIPUTAN BATAM : TAUFIK
EDITOR : RUSMADI

Korupsi Waktu Ala PNS Batam.(Photo : Taufik)
Korupsi Waktu Ala PNS Batam.(Photo : Taufik)
Pegawai Pemrov Kepri Pukul 08.00 WIB masih di Pelabuhan Batam.(Photo : Taufik)
Pegawai Pemrov Kepri Pukul 08.00 WIB masih di Pelabuhan Batam.(Photo : Taufik)
banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100