GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Tidak Disetujui Ajukan Pinjaman “WARGA SEI JANG di TAGIH UANG ANGSURAN BULANAN”

×

Tidak Disetujui Ajukan Pinjaman “WARGA SEI JANG di TAGIH UANG ANGSURAN BULANAN”

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG (SK) — Helmihen (40), warga yang tinggal di Jalan Bulan, Sei Jang Tanjungpinang, benar-benar kesal dengan sikap yang dilakukan oleh salah seorang kolektor Sinar Mas Multifinance, yang beralamat di Jalan Engku Putri, Tanjungpinang, yang berinisial WS, yang datang kerumahnya menagih angsuran pinjaman.

Kepada Sijori Kepri, Helmihen mengatakan, WS datang kerumahnya, untuk menagih uang angsuran pinjaman, yang katanya sudah masuk angsuran pertama, padahal menurut Helmihen, dirinya sama sekali tidak ada pinjaman di Sinar Mas tersebut.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Aku tidak ada pinjam di Sinar Mas itu. Cuma aku pernah mau pinjam, tapi dibatalkan oleh Sinar Mas itu. Kejadiannya 4 (empat) bulan yang lalu. Tadi dia datang ke rumah (Kamis, 17/11/2016, Red), sementara aku tak ada di rumah, dan ngomong dengan orang rumah aku, katanya angsuran pertama. Tentu orang rumah aku kaget, karena pinjaman tu tak ada. Dan gara-gara itu, aku sempat bertengkar dengan istriku,” katanya, Kamis, (17/11/2016).

Helmihen juga menceritakan, bahwa sempat juga terjadi percekcokan antara Istrinya dengan WS, karena menurut istrinya, suaminya (Helmihen, Red) tidak jadi melakukan pinjaman.

“Pertama WS bertanya, ada abang tak dek?. Karena aku tak ada di rumah mungkin dia berani. Cuma orang ramai di rumah tadi. Istri aku bilang ngga ada kok, nggak jadi pinjam. Dia bertekak-tekak juga. Akhirnya WS balek juga. Tentu aku tak terima,” papar Helmi.

Namun Helmihen mengaku tidak tahu WS minta angsurannya berapa kepada istrinya.

“Aku tak tahu dia ada tunjukan berapa, cuma minta angsuran pertama,” lanjut Helmihen.

Keesokan harinya, Jumat (18/11/2016), Helmihen mencoba mendatangi Sinar Mas Multifinance, untuk melaporkan kejadian di rumahnya dengan kolektor Sinar Mas itu. Namun Managernya tak ada, sehingga yang dapat di temuinya rekan kerjanya WS Iswanto dan Koordinator Kolektornya, Ega dan menceritakan kronologis kejadian yang tidak dapat diterimanya.

Setelah Ega melakukan pengecekan bersama rekannya Iswanto, ternyata yang namanya Helmihen, memang tidak ada melakukan pinjaman di Sinar Mas Multifinance.

“Memang ada nama Helmihen mengajukan pinjaman beberapa bulan yang lalu, tapi dari catatan kami belum di setujui, karena berkas-berkasnya belum lengkap,” kata Ega, Jumat, (18/11/2016).

Untuk memastikan laporan ini, Ega memangggil WS untuk diminta penjelasannya. Apa benar WS telah datang ke rumah Helmihen, dan melakukan penagihan.

Tak lama kemudian, WS pun datang setelah di telephone Ega melalui HP-nya. WS menjelaskan, bahwa dirinya tidak merasa melakukan penagihan di rumah Helmihen, tapi ia hanya menanyakan alamat tempat tinggal nasabah yang lainnya.

Namun WS tetap minta maaf kepada Helmihen, kalau dia sebanarnya tidak bermaksud melakukan penagihan seperti yang disangkakan Helmihen dan istrinya.

“Lillahitaala bang, saya tidak nanyak angsuran. Cuma saya nanya bapak tak jadi pinjam bu,” kata WS.

Suasana di Sinar Mas Multifinance pun sempat memanas, karena Helmihen tetap bersikeras, bahwa apa yang dilakukan oleh WS itu salah besar, dimana WS sempat bertamu masuk ke rumah Helmihen, padahal waktu itu Helmihen tidak ada di rumah. Namun, berkat hadirnya Ega, suasananya kembali menjadi kekeluargaan. Dan pertemuan itu diakhiri dengan saling bermaaf-maafan. (SK-RM)


Helmihen ketika melaporkan salah seorang kolektor di Kantor Sinar Mas Multifinance

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100