GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

11 Kades dan Sekdes Dari 14 Desa “DATANGI KANTOR BPKP KEPRI”

×

11 Kades dan Sekdes Dari 14 Desa “DATANGI KANTOR BPKP KEPRI”

Sebarkan artikel ini
Para Kades dan Sekdes Foto bersama, di Kantor BPKP Sekupang, Batam. (Foto : istimewa)

BATAM (SK) — Sebanyak 11 Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) dari 14 Desa yang ada di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, mendatangi Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri yang berada di Sekupang, Batam, guna mendapatkan informasi dan bimbingan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Siskeudes saat ini telah menemukan bentuknya, dan yang pasti Siskeudes secara bertahap akan diterapkan di seluruh Indonesia, untuk membantu desa dalam melaksanakan tata kelola keuangan desa secara efektif dan efisien.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Jhony, Humas Forum Perangkat Desa Kecamatan Singkep Barat, mengatakan, kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ini sangat berpengaruh untuk pihak manapun dalam melakukan pengawasan. Sehingga dalam pengelolaan keuangan Negara bisa transparansi, sesui dengan surat edaran dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di tahun 2017, sudah harus mengunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

“Kedatangan perangkat Desa se-Kecamatan Singkep Barat ke Kantor BPKP kepri ini, di dampingi, Kasi Pemerintahan Kecamatan Singkep Barat, dan dari team PNPM,” ungkapnya, melalui pesan singkat yang di terima awak media, Selasa, (20/12/2016).

Sementara itu, Malizi, Kepala Desa Sungai Harapan, menuturkan, kedatangan dirinya bersama para Kades dan Sekdes lainnya, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dan bimbingan, terkait dengan program Siskeudes, yang akan diberlakukan pada tahun anggaran 2017 mendatang.

“Tahun depan, Desa sudah harus memakai program aplikasi Siskeudes. Sehingga, kita memang sengaja datang guna meminta bimtek dari BPKP,” terangnya.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, lanjut Malizi, dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi perangkat Desa, khususnya di Kecamatan Singkep Barat, agar lebih siap dalam menjakankan roda pemerintahan di Desa, yang saat ini mengelola anggaran cukup besar.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, banyak sekali yang kita dapat dari BPKP masalah aplikasi Siskeudes tersebut. Yang tentu nantinya, akan mempermudahkan dalam pengelolaan dan mempermudah pihak mana pun, dalam melakukan pengawasan keuangan,” paparnya.

Berdasarkan dari data yang diperoleh, dari 14 Desa di Kecamatan Singkep Barat, hanya tiga Desa yang tidak mengikuti bimtek di Batam ini, yakni, Desa Langkap, Desa Sungai Raya dan Desa Sungai Buluh. (SK-Pus)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100