– Barang-Barang di Lantai II Ludes Terbakar.
TANJUNGPINANG (SK) — Sebuah rumah berlantai 2 (dua) yang terletak di Jalan H Ungar, Lorong Belitung, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Tanjungpinang, terbakar sekitar Pukul 08:00 WIB dengan tidak dapat dipastikan penyebabnya.
Waong Shu, Lelaki tua berumur sekitar 70 tahun yang tinggal di rumah itu mengatakan, bahwa saat terjadi kebakaran itu, ia berada di lantai bawah bersama istri dan ibu mertuanya. Sedangkan anaknya yang bernama Betty pemilik rumah itu, sedang berada di Lingga.
“Waktu kebakaran kira-kira pukul 08:00 WIB, Wa (Saya, Red) sama mertua ada di lantai bawah, sedangkan istri Wa masak di dapur lantai bawah juga. Tiba-tiba ada api di lantai atas, makin lama makin besar. Sementara anak Wa di Lingga namanya Betty. Dia yang punya rumah. Tapi Betty sudah kita kasi tahu,” katanya kepada Sijori Kepri, Kamis, (23/02/2017).
Wong shu juga mengatakan, tidak lama kejadian itu, petugas pemadam kebaran datang dan memadamkan api dengan cepat.
“Wa lagi sibuk angkat barang-barang, tiba-tiba itu Bomba (pemadam kebakaran) sudah datang dan cepat padamkan api. Untung saja angin tidak kuat, jadi tidak sampai kena rumah-rumah disekitarnya. Entah siapa yang kasi tahu itu Bomba, Wa pun tidak tahu lah. Terima kasih lah. Mungkin tetangga, RT, atau kawan-kawan,” katanya lagi.
Mengenai perkiraan kerugian Wong shu tidak dapat memberi keterangan, karena masih bingung.
“Itu kerugian berapapun saya belum tahu. Wa sudah tua, mana ngerti. Nanti Wa punya anak saudara yang hitung,” bebernya.
Dari pantauan Sijori Kepri di lapangan, tampak ada Air Conditioner yang terbakar, kosen, jendela, plavon, dan barang-barang yang ada di kamar.
“Semua barang-barang yang ada di lantai atas tak dapat kita selamatkan lagi. Habis terbakar semua,” katanya sedih.
Sementar itu, Ketua PPP Kota Tanjungpinang, Syaiful SE, yang tinggal sekitar 5 rumah dari lokasi kebakaran, mengungkapkan, bahwa saat kejadian kebakaran, ia tengah berada di Bintan. Mendengar khabar itu, ia pun langsung pulang ke rumah.
“Dapat kabar kebakaran di dekat rumah saya, saya pun pontang panting, karena anak saya sendirian di rumah. Syukur aja angin tak ada. Kalau angin kencang, habislah rumah sederet tu,” ungkapnya. (SK-MU)








