GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Pantai Meral Kota, Karimun “DIPENUHI SAMPAH dan KUMUH”

×

Pantai Meral Kota, Karimun “DIPENUHI SAMPAH dan KUMUH”

Sebarkan artikel ini
Pantai Meral Kota, Karimun, terkesan kumuh, karena dipenuhi sampah. (Foto : Taufik)

Sampah memenuhi Pantai Meral Kota, Kabupaten Karimun

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
– Lurah dan Seklur Ikut Bersihkan Sampah.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Pantai di Pelabuhan Pekong, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, penuh dengan tumpukan sampah, sehingga menjadi prioritas Pemkab Karimun, dalam program “Karimun Sabtu Bersih”.

Mengenai hal ini, Lurah Meral Kota, Jailani A.R, menjelaskan, bahwa permasalahan sampah ini memang sudah disinkronkan berdasarkan arahan langsung Bupati tentang “Sabtu Bersih”, yang hal tersebut secara langsung disosialisasikan ke Warga Karimun.

“InsyaAllah, mulai hari ini akan diadakan sosialisasi sampah ke masyarakat Kelurahan Meral Kota, dipinggir Pantai,” ujar Jailani, saat gotong royong bersama warga, Senin, (17/04/2017), sekitar Pukul 15.30 WIB.

Mengenai penanganan sampah ini, Lanjut Jailani, memang sudah dilakukan melalui “Program Sampah Semesta”, dengan mengutus petugas untuk menjemput sampah di setiap RT yang ada di Kelurahan Meral Kota Pantai, dan itu merupakan salah satu langkah menghilangkan kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah di laut.

“Saya berharap, agar kedepannya Meral Kota Pantai ini bisa bersih dari sampah-sampah berserakan, baik di laut maupun di daratnya, sehingga bisa terbebas dari kesan kumuh dan bisa mengubah mindset masyarakat menjadi warga yang peduli lingkungan,” harapnya.

Salah satu warga RT.01/RW.02, warga Meral Pantai, Chaoho, cukup bersyukur mengetahui jika kawasan tempat tinggalnya menjadi prioritas pemerintah untuk menggerakan program “Karimun Sabtu Bersih”. Namun, diakuinya, untuk merubah pola pikir masyarakat agar pemerintah terus bergerak untuk melakukan sosialisasi dan dapat merubah mindset masyarakat yang tadinya tidak peduli dengan lingkungan menjadi peduli.

“Masih banyak masyarakat pesisir yang belum paham hal ini, sehingga masih saja ada yang buang sampah ke laut. Karena itulah mengapa kawasan pesisir menjadi kumuh, karena banyaknya tumpukan sampah yang naik ke darat,” ungkap Chaoho.

Sementara itu, Seketaris Kelurahan, Zulkifli, mengatakan, pemerintah bisa membantu masyarakat untuk mengubah kebiasaan membuang sampah ke laut, yaitu dengan memberikan sangsi.

“Cara mengatasinya adalah dengan memberikan sangsi secara tegas kepada masyarakat sekitar, agar tidak membuang sampah disembarang tempat, dan pemerintah tentu melibatkan semua pihak yang berada di kawasan tersebut untuk membersihkan sampah,” tuturnya.

Pada gotong royong itu, selain dihadiri Lurah dan Seklur, serta Kasi kom, juga ikur serta warga setempat. (SK-FIK)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100