GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRIPOLITIK

Masyarakat Singkep Selatan “HARAPKAN ADANYA SMA”

×

Masyarakat Singkep Selatan “HARAPKAN ADANYA SMA”

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Anggota Komisi II DPRD Lingga, dengan Camat Singkep Selatan dan masyarakat. (Foto : Puspandito)

SIJORIKEPRI.COM, SINGKEP SELATAN — Masyarakat Kecamatan Singkep Selatan, mengharapkan adanya Sekolah Menengah Atas (SMA). Apakah itu SMA berdiri sendiri atau pun kelas jauh. Keinginan masyarakat adanya kelas jauh ini, mengingat jarak ke Dabo Singkep dan Singkep Barat tempat adanya SMA cukup jauh.

Anggota Komisi II DPRD Lingga, Abdul Gani AL, mengatakan, beberapa waktu lalu, memang kita telah melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Provinsi, terkait keinginan masyarakat adanya Sekolah Menengah Atas di Singkep Selatan, agar anak-anak mereka sekolah-nya tidak terlalu jauh.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Dengan giat dan kerjasama yang dilakukan Pak Camat, serta dokumentasi yang disiapkan, alhamdulillah mendapat respon yang luar biasa dari Dinas Pendidikan Provinsi,” kata Abdul Gani.

Rencananya, lanjut Abdul Gani, Dinas Pendidikan Provinsi akan turun untuk melihat secara lansung kondisi disini. Jadi untuk Camat berbagai hal penunjang adanya SMA tersebut, disiapkan dari sekarang, hingga ketika tim dari Provinsi datang kita sudah siap.

“Kepada masyarakat yang anaknya akan melanjutkan ke SMA, untuk segera memberi tahu kepada anak-anaknya, agar bersekolah disini setelah SMA ini buka. Jangan yang telah kita usahakan bersama untuk membuka SMA, anaknya yang tidak mau sekolah disini, tentunya hal itu akan menjadi persoalan kita,” terangnya, di Singkep Selatan, Jumat, (02/06/2017).

Camat Singkep Selatan, Muhammad Saman, menyampaikan, keinginan masyarakat adanya SMA apakah itu berdiri sendiri maupun kelas jauh sudah lama. Keinginan masyarakat ini bukan tanpa sebab, karena selama ini anak-anak mereka untuk melanjutkan sekolah SMA harus ke Dabo Singkep, sementara jarak Dabo Singkep dan Singkep Selatan cukup jauh, sekitar 50 kilo lebih.

Selain jarak tempuh yang jauh, masalah ekonomi menjadi alasan utama masyarakat, dengan kondisi ekonomi saat ini, tentunya hal ini menjadi pemikiran mereka. Jika ada anak-anak yang orang tua nya mempunyai ekonomi lebih, anak mereka yang sekolah disana (di Dabo Singkep, Red) tidak ada yang memantau, hingga menimbulkan kekhawatiran mereka.

“Jarak antara Dabo Singkep Selatan sekitar 50 kilo lebih, itu belum lagi jika dihitung biaya lainnya, seperti, biaya tempat tinggal, makan dan yang lainnya. Jadi biaya yang dikeluarkan tidak lah sedikit,” ungkapnya, usai pertemuan bersama anggota DPRD dan masyarakat. (SK-Pus)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100