SIJORIKERI.COM, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, didampingi Kadishub Kepri Jamhur Ismail, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Naharuddin dan Karo Pembangunan Aries Fhariandi, meninjau proyek pengembangan Dermaga Pelantar II, Tanjungpinang, Kamis, (03/08/2017).
Dalam peninjauan itu, Nurdin, memastikan, jika proyek pengembangan pelantar II ini akan rampung di tahun 2018, dengan penambahan panjang pelabuhan menjadi 200 meter dan lebar 15 meter. Mulai pengerjaannya sendiri dilakukan tahun ini menggunakan anggaran APBDP.
“Sekarang ini pelabuhan pelantar II ini sangat sempit. Makanya, kita kembangkan biar lebih representatif dan bisa digunakan oleh masyarakat dengan maksimal. Insya Allah, kita mulai kerjakan tahun ini, dan tahun 2018 sudah bisa berfungai. Kita kerjakan bertahap, agar tidak mengganggu aktivitas bongkar muat barang disini selama pengerjaan,” ucap Nurdin.
Adapun untuk jangka panjang, lanjut Nurdin, Dermaga Pelantar II nantinya akan dikoneksikan dengan Dermaga Pelantar I. Sehingga, ada akses masuk dan keluar kendaraan secara terpisah, agar tidak terjadi kemacetan dan menumpuknya kendaraan.
“Menghubungkan pelantar I dan II, ini jangka panjanglah. Yang penting, saat ini kita fokus di pengembangan pelantar II ini dulu, untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Yang jelas, tutur Nurdin, tujuan pembangunan pelantar II ini adalah untuk memperlancar arus barang, meningkatkan perekonomian dan menekan inflasi kota Tanjungpinang khususnya dan Provinsi Kepri umumnya.
“Dari zaman saya muda sampai sekarang, beginilah pelantar II ini. Dulu saya masih pakai sampan disini,” kenang Nurdin.
Sementara itu, Jamhur Ismail, didampingi Kabid Kepelabuhanan Azis Kasim Djou pada menjelaskan, di tahun ini pengerjaan baru seluas 201 meter persegi dengan total anggaran sekitar Rp 5 Miliar. Sementara sisanya dikerjakan tahun depan dengan total anggaran sekitar Rp 20 Miliar.
“Gubernur mengembangkan ini tak lain untuk kepentingan masyarakat. Penduduk Tanjungpinang ini makin lama makin ramai. Makanya, pelabuhan ini perlu untuk dikembangkan. Dan total proyek ini sampai 2018 yang akan dikembangkan adalah 200 x 15 meter persegi. Dan langsung bisa beroperasi tahun 2018,” jelas Jamhur. (SK-DY/Aldo)








