GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Nurdin Basirun : Kami Tidak Mencari “KAMBING HITAM”

×

Nurdin Basirun : Kami Tidak Mencari “KAMBING HITAM”

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri Nurdin Basirun, saat menyampaikan sambutan para acara pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya dan Purna Bhakti ASN Pemprov Kepri. (Foto : Untung/Munsyi Bagus Utama)
– Terkait Pertumbuhan Ekonomi Kepri.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengakui, pertumbuhan Ekonomi Kepri sangat melambat, dalam kwartal pertama ini. Dan akan memperbaiki dan mengatasi faktor internal dan eksternal, dimana faktor internal seluruh jajaran harus bekerja lebih kuat, lebih disiplin dan semangat, khususnya dapat memberikan pelayanan publik secara maksimal yang dititipkan kepada kita semua.

Ia juga mohon maaf untuk dapat memaklumi keadaan yang dipengaruhi banyak faktor, dan tidak mencari kambing hitam dari pihak manapun, tapi mencari solusi, dan harus berfikir thinking out of the box, imajinasi harus kuat untuk mengantisipasi permasalahan yang ada.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kami tidak mencari kambing hitam siapa yang salah, si A, atau si B. Kita sering baca di media, koran, dimana pendapat para pakar, tokoh masyarakat dan LSM, dimana kita harus melepaskan ego sektoral masing-masing,” katanya, saat memberikan sambutan pada acara penganugrahan Satya Lencana kepada 157 ASN, di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin, (14/08/2017).

Ia menyadari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, adalah dengan mempercepat penyerapan anggaran pemerintah, baik APBD murni dan APBD-P harus terealisasi dengan secepat mungkin, sehingga dapat medorong percepatan ekonomi, sehingga kawan-kawan dari OPD dapat menggunakan anggaran sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, dan dapat menciptakan lapangan kerja, serta membuat putaran uang bergeliat.

“Walaupun kita tahu pengaruh dari APBD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 20 %, tapi paling tidak ada upaya-upaya kita bersama menambah target pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, Nurdian juga menjelaskan, dimana Kota Batam selama ini selalu dianggap menjadi satu-satunya penjaga pertumbuhan ekonomi Kepri, padahal di daerah-daerah yang lain juga memilki potensi dan keunggulan masing-masing.

“Kalau ini kita dorong dengan potensi yang ada, saya rasa akan menjadi penjaga pertumbuhan ekonomi yang lain. Mudah-mudahan Kota Batam dalam waktu dekat ini ada solusi dari pemerintah pusat yang kita tawarkan untuk mendorong perekonomian,” harapnya. (SK-MU)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100