SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Dalam rangka meningkatkan minat wisatawan Nusantara maupun Mancanegara, untuk berwisata ke Indonesia, khususnya ke Sumatera, Kementrian Pariwisata RI, melalui Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota, menggelar kegiatan Kemilau Sumatera 2017.
Giat Kemilau Sumatera 2017, dengan tema “Pesona Sumatera Pulau Emas” itu, diselenggarakan selama dua hari, yakni mulai Jum’at hingga Sabtu, 27 – 28 Oktober 2017, Pukul 10.00 hingga 21.00 WIB, yang diisi dengan pameran dan pertunjukan pentas seni dari masing-masing Provinsi, sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata masing-masing daerah, khususnya dalam menggarap pasar Wisatawan Nusantara (Winus) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman), dan juga dalam mendukung pesona Indonesia untuk mencapai target 275 juta Winus, dan 20 juta Wisman di tahun 2017.
Kemilau Sumatera 2017, merupakan wadah promosi bagi Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pariwisata Propinsi dan Kabupaten atau Kota se-Sumatera, untuk melakukan promosi bersama.
“Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang hadir disini, terutama kepada ibu dari Kementrian Pariwisata, ibu Esthy Reka Astuti, salam dari Bapak Gubernur,” kata Perwakilan Gubernur Kepri, Syamsul Bahrum.
“Bapak dan ibu semuanya, marilah kita tata sektor pariwisata kita. Kalau ekonomi pariwisata kuat, maka ekonomi kita akan kuat juga. Kita punya banyak sektor wisata lokal yang menarik,” tambah Syamsul Bahrum.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar – RI, Esthy Reka Astuti, mengatakan, Wisnus merupakan kekuatan Pariwisata Nasional, karena setiap tahun jumlahnya terus meningkat.
“Dan untuk ke depannya, diperkirakan akan menjadi 275 juta perjalanan, dengan pengeluaran dua kali lipat di banding tahun ini sebanyak 265 juta,” kata Esthy, usai pembukaan acara, Jum’at, (27/10/2017).
Disampaikan selanjutnya oleh Wawan Gunawan, selaku Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, bahwasanya, jumlah Wisnus juga naik tajam, tembus 200 juta, dari proyeksi 180,5 juta Wisatawan.
“Sejak 2014 kenaikan itu cukup mengagumkan. Di tahun 2014, jumlah Wisman sebesar 9,3 juta, 2015 naik menjadi 10,4 juta, dan menembus angka 12 juta di 2016, dan di 2017 sampai Agustus sudah 9,3 Juta,” kata Wawan. (SK-Nda)








