GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

BNN : Karimun Masuk Kategori “DARURAT NARKOBA”

×

BNN : Karimun Masuk Kategori “DARURAT NARKOBA”

Sebarkan artikel ini
Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Sholeh, saat dikonfimasi awak media di KPPBC Tipe Madya Pabeanan B, Tanjung Balai Karimun. (Foto : Taufik)
– Usulan Bentuk Satgas Anti Narkoba, Belum Ditanggapi.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Tingginya kasus peredaran, dan penggunaan narkoba di wilayah Kabupaten Karimun akhir-akhir ini, menjadi perhatian khusus bagi BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Karimun, karena sudah memasuki katagori darurat.

“Kabupaten Karimun sudah termasuk Kategori Darurat Narkoba, bahkan sudah melebihi target rehabilitas, pecandu narkoba. Untuk itu, perlu adanya kerja sama antara BNN (Badan Narkotika Nasional) dengan Pihak Bea dan Cukai membentuk Tim Satgas Anti Narkoba,” ungkap Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Sholeh, usai Press Rilis, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabeanan B Tanjung Balai Karimun, Senin, (13/11/2017).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Lanjutnya, untuk target rehabilitas pecandu narkoba pada Tahun 2017 ini, sebanyak 80 orang pecandu. Namun, belum habis masa Tahun 2017 sesuai target rehabilitas tersebut, sudah melampaui atau melebihi batas hingga bulan November ini.

“Hal itu tentunya dinilai, bahwa Kabupaten Karimun, sudah masuk kategori darurat narkoba,” jelasnya.

Namun, pihaknya akan terus melakukan rehabilitas maupun upaya-upaya lain dalam menangani kasus-kasus narkoba, maupun dalam pemberantasan peredaran narkoba dan penggunanya.

“Karena, narkoba tidak dapat ditoleransi lagi, dan merupakan musuh negara karena telah merusak para generasi muda,” imbuhnya.

Ahmad Sholeh juga mengatakan, di Karimun ini, perlu adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) anti narkoba di pelabuhan-pelabuhan Domestik, maupun pelabuhan internasional. Mengingat karena banyaknya penangkapan narkoba oleh Satgas Anti Narkoba yang dulu dibentuk beranggotakan dari Bea Cukai dan BNN di Bandara Seokarno Hatta Jakarta pada Tahun 2006 lalu.

Dan Kemungkinan besar, tambahnya, para sindikat dan jaringan peredaran narkoba, beralih beraksi melalui jalur laut. Kabupaten Karimun yang merupakan daerah kawasan yang strategis dan perairan internasional yang sangat dekat dengan negara luar, seperti Malaysia dan Singapura.

“BNNK sudah lama mengusulkan ke pihak Bea Cukai selaku instansi terkait, agar Satgas Anti Narkoba di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun dibentuk. Namun hingga kini, hal itu belum ditanggapi,” pungkasnya. (SK-FIK)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100