GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRIOPINI

[OPINI] Pentingnya “PELATIHAN”

×

[OPINI] Pentingnya “PELATIHAN”

Sebarkan artikel ini
Ellen, Mahasiswi STIE Semester 7. (Foto : Istimewa)
– Dan Jenis–Jenis Pelatihan SDM.
Oleh : Ellen
Mahasiswi STIE Semester 7

SIJORIKEPRI.COM — Semua orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pelatihan, baik di dalam dunia kerja di perusahaan, organisasi atau lembaga kita pasti sering mendengar yang namanya pelatihan.

Pelatihan sumber daya manusia sangat penting untuk semua jenis perusahaan, karena salah satu harta yang sangat penting bagi perusahaan adalah SDM (Sumber Daya Manusia). Perusahaan banyak melakukan pelatihan kerja untuk meningkatkan SDM dan juga agar karyawannya dapat bekerja sesuai dengan tuntutan kerja yang mereka kerjakan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pelatihan SDM juga sangat penting bagi karyawan untuk bekerja lebih baik dan lebih menguasai terhadap pekerjaan yang dijabat atau akan dijabat kedepannya. Pelatihan pada sebuah perusahaan memiliki hubungan yang sangat erat dengan hasil kinerja dari sumber daya manusia tersebut. Oleh karena itu, pelatihan dibutuhkan sebuah penilaian untuk mengukur kinerja dan pelatihan SDM.

Pelatihan adalah sebuah proses belajar dengan memberikan wawasan, ilmu untuk memperdalam skill dalam kegunaan sebuah perkerjaan. Menurut undang–undang No 13 tahun 2003 pasal I ayat 9, pelatihan kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan.

Pelatihan SDM akan lebih memungkinkan para karyawan untuk meningkatkan etos kerja, mengetahui keahlian baru, mengembangkan kompetensi kerjanya, mempelajari berbagai inovasi baru yang langsung berhubungan dengan perkerjaannya, meningkatkan produktifitas, meningkatkan kedisiplinan.

Dengan demikian, pelatihan SDM bisa menjadi tempat yang tepat bagi karyawan untuk mendapatkan atau mengembangkan ilmu, kompetensi, atau skill baru serta lebih berguna bagi perusahaan untuk mendapatkan produktifitas dan etos kerja karyawan.

Dalam pelatihan terdiri dari lima jenis pelatihan SDM, antara lain skill training (pelatihan keahlian), retraining (pelatihan ulang), cross functional training (pelatihan lintas fungsional), creativity training (pelatihan kreativitas), dan team training (pelatihan tim).

Skill training (pelatihan keahlian) bertujuan untuk melatih karyawan agar memiliki keterampilan baru serta menguasai sebuah skill yang berhubungan dengan pekerjaannya. Biasanya pelatihan ini dilakukan untuk karyawan yang dianggap masih belum menguasai pekerjaannya atau masih kurang dalam keahlian tertentu.

Retraining (Pelatihan ulang) ini agar karyawan dapat menghadapi tuntutan kerja yang terus berubah–ubah dan yang semakin berkembang. Pelatihan dengan meminta karyawan untuk beraktivitas diluar bidang selain pekerjaan yang sedang ditugaskan merupakan cross functional training (pelatihan lintas fungsional). Pelatihan ini berguna agar karyawannya tidak hanya mampu bekerja pada tugasnya saja tetapi juga dapat memahami cara kerja organisasi perusahaan secara lebih luas.

Creativity training (Pelatihan kreativitas) ini merupakan sebuah skill yang bisa dipelajari, bukan merupakan sebuah bakat. Misalnya jabatan yang membutuhkan kreativitas tinggi adalah manajer, supervisor. Mereka dituntut untuk kreatif Dalam memimpin anak buahnya dan dapat memberikan ide yang baru yang inovatif untuk kepentingan perusahaan. Maksudnya karyawan diberi peluang untuk mengeluarkan gagasan sebebas mungkin.

Team training (Pelatihan tim) ini menuntut agar karyawan tidak hanya mampu berkerja secara individu saja tetapi juga dapat berkerja sama dengan keseluruhan tim organisasi dengan tujuan agar dapat diselesaikan lebih cepat dan efektif. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100