– Seleksi Diminta Transparan.
SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri membuka peluang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti lelang jabatan eselon II. Pendaftaran dibuka mulai 28 Maret hingga 18 April 2018.
Warga minta proses seleksi hingga penentuan pejabat terpilih, dilakukan transparan dan tidak ada permainan.
”Kita minta waspadai permainan di lelang jabatan eselon II Pemprov Kepri. Tujuannya, agar usai seleksi, tidak ada temuan pejabat yang dapat nilai rendah dinyatakan lulus,” kata Fiman Nugrajanto, pelaku usaha di Tanjungpinang, Rabu, (04/04/2018).
Permintaan ini, disampaikan karena proses lelang jabatan pejabat eselon II Pemprov Kepri sebelumnya, terkuak ada dugaan proses seleksi yang tidak fair. Dimana, peserta yang memperoleh nilai pas-pasan dinyatakan lulus.
”Akibatnya, pejabat yang memperoleh nilai tertinggi jadi korban. Kita berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi pada seleksi kali ini,” katanya.
Sementara, Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) menyambut positip adanya lelang jabatan pejabat eselon II Pemprov Kepri. Karena, enam jabatan yang dilelang masuk dalam usulan yang diberikan wadah ini.
FKMPK berharap, lelang jabatan ini tidak sebatas lelang saja, melainkan menempatkan figur pejabat yang benar-benar memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai pimpinan.
”Salah satu lelang jabatan adalah Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kita berharap yang lulus atau dipercaya menjabat kepala dinasnya adalah orang yang pengalaman tentang koperasi dan UKM. Jangan pejabat yang tidak ada background itu,” kata salah seorang tim perumus FKMPK, Devi Yanti Nur.
FKMPK menilai, sangat banyak ASN yang paham dengan tugas pokok dan fungsinya menjabat suatu jabatan tekhnis. Jika, hasil seleksi masih terkesan mengedepankan like and this like, tentu harapan mewujudkan seleksi lelang jabatan yang bagus, tidak akan terealisasi.
”Kita berharap, tim seleksi menempatkan pejabat yang paham akan tugas dan fungsinya. Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri diharapkan mengawasi ketat, jangan sampai ada pemilihan yang tidak tepat menempatkan seorang pejabat,” pintanya.
Seperti diketahui, enam jabatan eselon II dilingkungan Pemprov Kepri akan dilelang. Bagi yang berminat saat ini seleksi untuk jabatan tersebut telah dibuka.
Jabatan itu adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
“Setiap pelamar dapat mendaftar pada maksimal dua JPT berdasarkan prioritas,” sebut Prof Dr H Burhan Bungin B.Sc.,S.Sos., M.Si.,Ph.D, Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kepri, melalui surat pengumuman, Kamis, (28/03/2018).
Seleksi tersebut tidak hanya dapat diikuti PNS di lingkungan Pemprov Kepri saja, namun juga membuka peluang bagi PNS dari Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepri. Persyaratan dan sejumlah formulir untuk seleksi tersebut dapat dilihat melalui situs kepriprov.go.id dan kominfo.kepriprov.go.id.
Bagi yang berminat dan memenuhi persyaratan, dapat mendaftar secara online melalui situs seleksijpt.kepriprov.go.id. Pendaftaran untuk jabatan tersebut dibuka mulai 28 Maret hingga 18 April mendatang.
Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 19 April 2018. Disusul dengan seleksi kompetensi teknis berupa penulisan makalah, seleksi wawancara, penelusuran rekam jejak para peserta, hingga akhirnya hasil seleksi akan diumumkan pada 23-30 April 2018. (zek)








