– Senin Sekda Akan Periksa Kinerja Inspektorat.
SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Dana publikasi Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga tahun 2018, sebesar Rp 570 juta dipertanyakan. Wartawan media ini, Jum’at, (06/04/2018), mencoba menelusuri lebih jauh peruntukan dana publikasi tersebut.
Kasubbag Umum Disdik Lingga, Jajang Kusuma Bhakti, mengatakan, bayangkan saja, dana sebesar Rp 570 juta itu, diduga sudah dimiliki oleh sepuluh media yang telah dikoordinatori oleh salah seseorang oknum wartawan, berinisial (J).
“Begini, kemarin pas mengajukan kerjasama kesepuluh media itu, dititipkan kepada (J) dan diserahkan ke Disdik. Sebenarnya dana publikasi itu hanya Rp 200 juta, bukan Rp 570 juta,” kata Jajang kepada SIJORIKEPRI.COM, Jum’at (06/04) pagi, di ruang kerjanya.
Ditanya apakah pihak Disdik Lingga memperbolehkan surat kerjasama kesepuluh media itu dibawa oleh salah satu oknum media, tanpa harus diketahui pemilik ataupun bertemu langsung kepada perwakilannya di Lingga?
“Selagi semuanya lengkap dan ada tanda tangan maupun capnya, sah-sah saja,” terang Jajang.
Ironisnya, dari puluhan OPD yang tersebar di seluruh Kabupaten Lingga itu hanya beberapa OPD saja yang mempunyai nilai fantastis dana Publikasi tersebut.
Berbeda dengan OPD lainnya, rata-rata OPD diluar penerima dana publikasi hanya disediakan dana untuk berlangganan saja.
Sementara itu, dana publikasi yang mencuat belakangan ini diketahui sudah berjalan sejak Tahun Anggaran 2017.
Mirisnya, TA 2018 ini, kembali prioritas tetap diberikan kepada sepuluh media tersebut dan tidak diberikan kesempatan kepada media lainnya yang sudah mengajukan kerjasama.
Menanggapi itu, Inspektorat Pembantu (Irban) wilayah Inspektorat Kabupaten Lingga I, Drs Azmi, mengatakan bahwa dana publikasi untuk TA 2017 di Disdik Lingga belum sempat diperiksanya.
“Maaf Mas, belum sempat. Kami sedang ada kegiatan lain,” kata Azmi siang itu.
Terkait hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Juramadi Esram, yang dihubungi SIJORIKEPRI.COM, mengatakan, Senin, (09/04/2018) dirinya akan melakukan pemeriksaan terhadap kinerja Inpektorat dan dana publikasi tersebut.
“Senin nanti saya cek dulu ye,” tutup pria yang akrab disapa Esram tersebut. (sim)








