BINTANBREAKING NEWSHUKRIMPOLRI

Mantan Pj Wali Kota Tanjung Pinang Diperiksa Sebagai Tersangka

×

Mantan Pj Wali Kota Tanjung Pinang Diperiksa Sebagai Tersangka

Sebarkan artikel ini
Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan, memenuhi panggilan penyidik dari Satreskrim Polres Bintan. (Foto : Asfanel)

BINTAN – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan, memenuhi panggilan penyidik dari Satreskrim Polres Bintan untuk diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemalsuan surat lahan milik PT Bintan Property Indo (PT BPI) di Kabupaten Bintan. Pemeriksaan ini berlangsung pada Jumat (7/6/2024) sekira pukul 10.20 WIB, dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.

Hasan menyatakan kepada media bahwa dirinya sudah siap secara mental untuk menghadapi pemeriksaan oleh penyidik Polres Bintan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Insyaallah secara mental saya sudah siap untuk pemeriksaan, makanya saya hadir sesuai arahan dari penyidik. Ini bentuk kita taat hukum dan kooperatif,” ujar Hasan.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, melalui Kasi Humas Polres Bintan, IPTU Missyamsu Alson, membenarkan kedatangan mantan Pj Wali Kota Tanjung Pinang tersebut. Hasan hadir untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat lahan.

“Benar, yang bersangkutan telah datang untuk diperiksa sebagai tersangka pada hari ini,” kata IPTU Alson.

Alson menyebutkan bahwa durasi pemeriksaan terhadap Hasan belum dapat dipastikan, namun akan memakan waktu yang cukup lama sesuai dengan kewenangan penyidik.

“Pemeriksaan mungkin memakan waktu cukup lama sesuai kewenangan dari penyidik,” ucap Alson.

Terkait apakah setelah pemeriksaan ini Hasan akan ditahan atau tidak, Alson menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam perkembangan dan belum bisa dipastikan saat ini. Sebelumnya, dua tersangka lainnya dalam kasus yang sama telah ditahan setelah menjalani pemeriksaan.

“Kita lihat nanti bagaimana perkembangannya,” tambah Alson.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, mengatakan, penetapan tersangka Pj Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan, tidak serta merta, melainkan setelah dilakukan gelar perkara di Polda Kepri.

“Penetapan tersangka Pj Wali Kota dalam kasus dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat diatas lahan milik PT Bintan Property Indo, Penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka setelah dilakukan gelar perkara di Polda Kepri,” ujar Kapolres Bintan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 19 April 2024.

Ketiga orang tersangka tersebut terkait perkara dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat diatas lahan milik PT Bintan Property Indo (PT BPI), yang berada di Kelurah Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Ketiganya tersangka itu berinisial H atau Hasan Pj Wali Kota Tanjung Pinang, R, dan juga B. Penetapan tersangka tersebut berdasarkan dari hasil Penyelidikan yang dilanjutkan dengan proses penyidikan serta setelah dilakukan gelar perkara yang dilaksanakan di Polda Kepri.

Penetapan tersangka itu juga telah memenuhi 2 alat bukti dalam perkara dimaksud telah terpenuhi.

“Maka seperti yang disampaikan hari ini, Penyidik menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini,” terang Kapolres.

Ketiga tersangka mempunyai peran masing-masing, yaitu pada tahun 2014, Hasan yang merupakan Pj Wali Kota Tanjung Pinang saat ini, ketika itu menjabat sebagai Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur. Kemudian R menjabat Kasipem Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, dan B sebagai Juru Ukur.

Kemudian pada tahun 2016, Hasan menjabat sebagai Camat Bintim (Bintan Timur), selanjutnya R menjabat sebagai Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintim, sedangkan B tetap sebagai Juru Ukur,” tambahnya.

Kemudian untuk perkara dimaksud akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan Penyidik akan mengirimkan surat ke Mendagri, dikarenakan perkara ini salah satu tersangkanya merupakan Kepala Daerah (Pj. Wali Kota Tanjung Pinang).

Pasal yang akan dipersangkakan, yaitu Pasal 264 Ayat (1) ke-1e KUH Pidana diancam dengan pidana penjara 8 tahun, sedangkan untuk Pasal 263 Ayat (1), dan (2) KUH Pidana diancam dengan Pidana penjara 6 tahun. ***

(Nel)