NATUNA – Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Natuna mengalami lonjakan signifikan hingga 89 persen dan mencapai 7.321 orang saat penyaluran yang diluncurkan pada Sabtu, 4 April 2026.
Peningkatan jumlah penerima ini menjadi sorotan dalam program penyaluran bantuan pangan yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di wilayah perbatasan tersebut.
Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian, mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
“Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode Oktober–November 2025 yang hanya sebanyak 3.686 penerima. Artinya terjadi kenaikan sekitar 89 persen,” jelas Pencius.
Menurut dia, peningkatan ini menunjukkan semakin luasnya cakupan masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
Program bantuan ini disalurkan untuk periode Februari hingga Maret 2026 dan menyasar ribuan warga yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Natuna.
Selain peningkatan jumlah penerima, pemerintah juga memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pencius menegaskan bahwa Bulog Ranai berkomitmen menjaga proses penyaluran agar transparan dan akuntabel, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa program bantuan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.
Ia menilai, peningkatan jumlah penerima bantuan menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial, khususnya di wilayah perbatasan.
“Harapannya bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang menantang, serta dapat terus berlanjut pada masa yang akan datang,” ujar Ansar.
Dengan lonjakan hingga 89 persen ini, program bantuan pangan di Natuna diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. ***
















