GESER UNTUK BACA BERITA
ANAMBASCUACA

Polisi Imbau Warga Anambas Waspadai Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi

×

Polisi Imbau Warga Anambas Waspadai Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Jemaja mengimbau masyarakat Anambas mewaspadai cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk, angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. (Foto : Ist)

ANAMBAS – Polres Kepulauan Anambas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca buruk yang diprakirakan melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Imbauan ini ditujukan khususnya kepada nelayan dan warga yang tinggal di kawasan pesisir agar mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah perairan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

IPTU Sutomo menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, masyarakat diminta selalu memantau informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum beraktivitas di luar rumah maupun melaut.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG sebelum beraktivitas. Potensi angin kencang dan gelombang tinggi tetap harus diwaspadai. Jangan memaksakan diri untuk melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada hasil tangkapan,” tegas IPTU Sutomo, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurutnya, meskipun kondisi cuaca yang diprakirakan tidak tergolong ekstrem secara luas, potensi gelombang tinggi di perairan Anambas tetap dapat membahayakan kapal-kapal kecil maupun perahu nelayan tradisional.

Karena itu, para nelayan diminta menunda keberangkatan apabila kondisi laut dinilai tidak aman. Mereka juga diingatkan untuk memastikan seluruh perlengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung dan alat komunikasi, dalam kondisi siap digunakan apabila harus berlayar.

Selain nelayan, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir maupun yang beraktivitas di luar rumah juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, jalan licin, serta dampak lain yang dapat ditimbulkan akibat angin kencang dan hujan deras.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mengabaikan kondisi cuaca. Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah ataupun di laut hingga kondisi benar-benar aman. Kewaspadaan adalah langkah terbaik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

IPTU Sutomo menambahkan, jajaran Polsek Jemaja akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BMKG, TNI, BPBD, serta instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi cuaca dan menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi membahayakan.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mematuhi imbauan yang telah disampaikan sehingga potensi risiko akibat cuaca buruk dapat diminimalisasi.

“Mari kita utamakan keselamatan. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Tetap waspada, ikuti informasi resmi dari BMKG dan arahan petugas di lapangan. Semoga seluruh masyarakat Kepulauan Anambas selalu diberikan keselamatan,” tutup IPTU Sutomo. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100