– Acara Pelantikan TP3N Kabupaten Natuna.
SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Bupati Natuna Drs H.A Hamid Rizal M.Si, kukuhkan Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Natuna (TP3N) Kabupaten Natuna, bertempat di Gedung Utama Sri Serindit, Ranai, Sabtu, (20/05/2017).
Hamid Rizal dalam sambutannya mengatakan, acara pengukuhan Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata (TP3N) yang dilaksanakan hari ini tepat pada tanggal 20 Mei 2017, dimana setiap tahunnya kita memperingati dan merayakan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, tentu ada pesan makna yang ingin kita tanamkan, dan kita sampaikan kepada Tim yang baru saja dikukuhkan.
“Dengan meneladani semangat Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Daerah bertekad dan ingin menancapkan cita-cita bahwa pada hari ini pula, Sabtu 20 Mei 2017 kita harapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional Pembangunan Sektor Pariwisata Kabupaten Natuna,” kata Bupati Hamid Rizal.
Pembentukan Tim ini, sambungnya, dimaksudkan dan diharapkan sebagai jawaban untuk menyambut Instruksi Presiden Repubklik Indonesia saat berkunjung ke Kabupaten Natuna pada tahun 2016 lalu.
“Bahwa percepatan pembangunan Kabupaten Natuna harus dilakukan melalui 4 sektor, yaitu, Migas, perikanan, pariwisata dan Hankam,” imbuhnya.
Berbeda dari 3 sektor lainnya, dijelaskannya, bahwa, dimana Migas, perikanan, dan Hankam dapat kita lihat betapa masivnya campur tangan pemerintah pusat dalam pembangunan Natuna, namun untuk sektor pariwisata ini campur tangan dan keikutsertaan pemerintah pusat (dalam hal ini Kementerian Pariwisata) masih dirasakan sangat kecil dan belum maksimal dalam membenahi sektor pariwisata Natuna.
“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Natuna harus kreatif dan tidak boleh berdiam diri, maka dari itulah TP3N ini kita bentuk dan kita kukuhkan, agar segala hal yang menyangkut persoalan-persoalan sektor pariwisata dapat segera diatasi bersama, khususnya yang menyangkut faktor assesibilitas dan konektivitas atraksi wisata, maupun faktor amenitas atau daya dukung pariwisata lainnya,” jelas Hamid Rizal.
Lebih lanjut Hamid Rizal mengatakan, secara mendasar, tujuan utama membangun sektor pariwisata adalah untuk memberikan dampak positif dan keuntungan sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan dan golongan masyarakat, pemerintah, swasta, maupun bagi wisatawan.
“Jika ditilik kebelakang bahwa dimasa lalu, memang kita belum fokus menangani sektor pariwisata, sehingga sampai hari ini obyek wisata belum terbenahi dengan baik, keragaman budaya belum ditata secara apik, tradisi masyarakat belum mampu menjadi atraksi yang dapat dijual secara berkelanjutan dan mendatangkan income bagi para senimannya,” lanjutnya.
Disisi lain pengembangan pariwisata di Natuna ini, menurutnya, belum didukung instansi lain, baik instansi vertikal, maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih berjalan sendiri-sendiri dan belum adanya kebijakan yang mengatur akselerasi dan sinkronisasi pembangunan kepariwisataan di Natuna ini secara terpadu.
“Mudah-mudahan dengan terbentuknya TP3N ini, segala upaya pengembangan pembangunan kepariwisataan lintas sektoral yang diharapkan secara bertahap dapat mewujudkan Natuna yang kita cintai ini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia, khususnya di Provinsi Kepri,” harap Hamid Rizal.
“Harapan tersebut, tentu didasari atas 7 prinsip dasar dalam kepariwisataan yang lebih kita kenal dengan “Sapta Pesona”, yakni, Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan,” tutupnya. (SK-Nard)
















