Agar ultimatum ini tidak sebatas teori atau isapan jempol, Bahtiar Baharuddin mengharapkan peran serta warga untuk ikut mengawasi di lapangan. Jika ada temuan pegawai ikut dalam pemenangan salah satu pasangan calon, segera laporkan ke aparat terkait, seperti Panwas, polisi dan KPU.
Bahtiar Baharuddin menambahkan, tidak ada untungnya seorang pegawai ikut berpolitik praktis mendukung salah satu pasangan calon. Karena, saat jagoannya kalah, tentu berdampak pada dirinya.
GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
Dampak itu, seperti pemecatan. Yang lebih parah lagi, jagoan yang didukung tentu tidak akan bisa membelanya, karena kalah dalam pertarungan Pilkada.
”Ini harus dipahami pegawai. Jangan ikut-ikutan tidak netral. Sanksinya tegas, yakni pemecatan,” tutupnya. (R Rich)
















