PT Dira Salvage Diminta Segera Perbaiki Pelabuhan di Dabo Singkep

oleh
Pelabuhan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : M Ridwan)
Kepala Syahbandar Kelas III Dabo Singkep, Horlen R Siahan dan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reformis Anak Melayu Kabupaten Lingga (LSM Resamkala), Selamat Riayadi. (Foto : M Ridwan)

Sijori Kepri, Lingga — Pelabuhan yang terletak di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, rusak setelah dihantam kapal tug boat milik PT Dira Salvage, pada tahun 2020 lalu, sehingga mengakibatkan tiang feling putus dan beton pembatas pelabuhan pecah.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reformis Anak Melayu Kabupaten Lingga (LSM Resamkala), Selamat Riayadi, meminta kepada pihak perusahaan atau pemilik kapal tug boat segera memperbaiki atas kerusakan tersebut, mengingat pelabuhan ini adalah sebagai sarana umum untuk kepentingan masyarakat Dabo Singkep

“Kami sebagai unsur LSM yang ada diwilayah ini seyogyanya selalu mendukung, serta mendorong pembangunan dan menjaga keutuhan fasilitas umum negeri bunda tanah melayu ini,” kata, Selamat Riayadi, Kamis, (04/02/2021).

BACA JUGA :  Warga Kampung Melayu “TERTIMPA POHON”

Tambahnya, mengenai kejadian rusaknya sarana pelabuhan Dabo oleh kapal tug boat yang bersandar di pelabuhan beberapa waktu yang lalu, LSM berharap kepada pihak terkait dalam hal ini pihak perhubungan atau syahbandar setempat profesional dalam mengambil langkah dalam menanangi kejadian tersebut

“Kami meminta kepada semua pihak yang berkompeten agar profesional dalam menangani kejadian ini, supaya tidak menimbulkan gejolak ditengah mayarakat, dan kepada pihak perusahaan pemilik kapal diharapkan bisa bertanggung jawab, begitu saja harapan kami,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Syahbandar Kelas III Dabo Singkep, Horlen R Siahan, mengatakan, pihaknya sudah memberi sanksi kepada perusahaan asal Jakarta tersebut dengan meminta pihak perusahaan untuk memperbaiki kerusakan tersebut dan kapal tug boat sudah diamankan oleh Syabandar sebagai jaminan.

BACA JUGA :  UMK Bintan Tahun 2020 Rp 3.648.715

“Saya sudah menyurati pihak perusahaan dan saya juga sudah bertemu dengan pemilik kapal, jadi intinya yang bersangkutan bersedia untuk memperbaiki, cuma terkendala di masa pandemi covid-19 ini dan perusahaan mereka juga mengalami kendala keuangan, maka mereka memohon juga untuk diberi tenggang waktu,” katanya, Kamis, (04/02/2021).

Disamping itu Syahbandar kelas III Dabo Singkep pada tahun 2021 ini juga sudah usulkan ke Kementerian Perhubungan untuk merehab keseluruhan pelabuhan tersebut.

“Tahun ini kita juga sudah usulkan ke Kementerian perhubungan untuk melakukan kajian dulu terhadap pelabuhan tersebut, mudah-mudahan disetujui dan akan segera dibenahi secara keseluruhan pelabuhan kita ini,” ujar Horlen R Siahan. (rid)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.