GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Pemprov Kepri Rancang Pojok Layanan Syariah Terpadu di KURMA 2026

×

Pemprov Kepri Rancang Pojok Layanan Syariah Terpadu di KURMA 2026

Sebarkan artikel ini
Pemprov Kepri Rancang Pojok Layanan Syariah Terpadu di KURMA 2026
Pemprov Kepri Rancang Pojok Layanan Syariah Terpadu di KURMA 2026. (Foto : Zah)

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) merancang kehadiran Pojok Layanan Syariah Terpadu sebagai salah satu agenda strategis dalam Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026. Rencana tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan KURMA 2026 yang digelar di Ruang Rapat Sekda Lantai III, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (2/2/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Pj Sekda Kepri), Luki Zaiman Prawira, dan dihadiri unsur perangkat daerah, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, serta perwakilan lembaga terkait.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam pembahasan rapat, Pojok Layanan Syariah direncanakan sebagai pusat layanan terpadu yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat terhadap berbagai kebutuhan layanan berbasis ekonomi dan keuangan syariah.

Pj Sekda Kepri Luki Zaiman Prawira menjelaskan bahwa kehadiran Pojok Layanan Syariah di KURMA 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Riau.

β€œPojok Layanan Syariah ini kita rancang agar masyarakat bisa mendapatkan layanan secara langsung dan terintegrasi, mulai dari informasi hingga pendampingan. Ini bagian dari misi KURMA untuk memberi manfaat nyata,” ujar Luki.

Dalam rencana awal, Pojok Layanan Syariah akan menghadirkan layanan sertifikasi halal, literasi keuangan syariah, konsultasi usaha, hingga layanan dari lembaga-lembaga terkait seperti MUI, BPJPH, serta instansi pendukung lainnya.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di sektor makanan, minuman, dan produk halal, agar lebih siap bersaing dan memiliki kepastian legalitas usaha.

Sekda juga menekankan pentingnya koordinasi teknis dan penunjukan person in charge (PIC) khusus untuk memastikan seluruh layanan yang direncanakan dapat berjalan efektif saat KURMA 2026 dilaksanakan.

β€œKita ingin layanan ini benar-benar berjalan, bukan sekadar pajangan. Maka dari itu, teknis, SDM, dan pembiayaannya harus dipersiapkan sejak awal,” tegasnya.

Selain itu, penempatan Pojok Layanan Syariah akan disesuaikan dengan tata letak utama KURMA 2026 agar mudah diakses masyarakat dan terintegrasi dengan rangkaian kegiatan lainnya.

Hasil rapat koordinasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan konsep Pojok Layanan Syariah sebelum difinalkan bersama Bank Indonesia, tim KDEKS, dan seluruh OPD terkait dalam rapat lanjutan.

Pemprov Kepri berharap Pojok Layanan Syariah KURMA 2026 mampu menjadi sarana edukasi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100