TANJUNGPINANG – Shalat istisqa di Pulau Penyengat diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari Aparatur Sipil Negara hingga masyarakat umum.
Pelaksanaan ibadah ini tidak terbatas pada kelompok tertentu, melainkan terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin memanjatkan doa bersama.
GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
Dalam kegiatan yang digelar di halaman Balai Adat Melayu, ratusan jamaah hadir dan mengikuti shalat dengan khusyuk.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa shalat istisqa menjadi ikhtiar bersama menghadapi kekeringan. ***














