Warga Desa Tanjung Irat Krisis Air Bersih

oleh

– Diharapkan Bak Penampungan Air Bersih di Fungsikan Kembali.

LINGGA (SK) — Masyarakat Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, saat ini kekurangan air bersih. Lantaran proyek air bersih yang dilaksanakan oleh Kementrian PU, Tahun anggaran 2011 lalu membuat bak penampungan air bersih yang saat ini sudah tidak berfungsi mengalirkan air kerumah-rumah warga.

Dengan begitu, warga terpaksa memenuhi kebutuhan air bersih dengan berjalan kaki dengan jarak tempuh kurang lebih 3 Km, untuk mencapai ke bak penampungan. Selain itu warga menganggap proyek tersebut, terkesan mubazir, hal ini dikarenakan proyek air bersih dibangun dengan dana APBN tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Bantu Pemko Batam, 3 Mahasiswa UNRI Ikut Salurkan Paket Sembako

Kahar, Kepala Desa Tanjung Irat, menuturkan, pada awal selesai dibangun masyarakat telah dapat merasakan manfaatnya, pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga berjalan dengan baik, walau yang diterima masyarakat airnya relatif kecil tapi masih bisa dimanfaatkan warga, untuk mengalirkan air dari bak penampungan ke rumah warga, menggunakan listrik tenaga surya.

“Namun, hanya beberapa bulan saja mengalir ke rumah warga, sekarang ini sudah tidak jalan lagi, di perkirakan ada pipanisasinya yang bocor atau pecah membuat air nya tidak sampai di rumah masyarakat,” Jelas Kahar, Rabu (04/03/2015).

Kebutuhan akan air bersih bagi warga Desa Tanjung Irat, cukup tinggi, 592 jiwa yang terdiri dari 283 Kepala Keluarga (KK), membutuhkan air bersih setiap harinya, kami mengharapkan Proyek air bersih bantuan dari Kementrian PU tahun 2011 tersebut dapat berfungsi lagi, sehingga masYarakat desa Tanjung Irat dapat merasakan manfaatnya, dan tidak lagi menempuh jarak yang jauh untuk memnuhi air bersih.

BACA JUGA :  Ini Hasil Akhir Open Bidding Pemko Tanjungpinang

“Desa Tanjung Irat merupakan desa pemekaran dari desa Bakong, setelah desaTanjung Irat terbentuk sampai saat ini belum ada penyerahan proyek air bersih ini dari desa induk, aset desa yang belun jelas penyerahannya membuat masyarakat tidak berani memperbaiki secara swadaya,” imbuhnya. (SK-Pus).

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.