BATAM – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, melakukan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Batam, Selasa (26/8/2025).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Anambas, sekaligus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.
Dalam pemaparannya, Bupati Aneng menegaskan ada lima strategi utama yang tengah digenjot pemerintah daerah, di antaranya:
- Peningkatan kapasitas perikanan tangkap dan budidaya agar lebih produktif dan berdaya saing.
- Pengembangan ekonomi biru dengan orientasi keberlanjutan dan pelestarian ekosistem laut.
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, melalui pemberdayaan nelayan dan perluasan akses pasar.
- Penguatan pengawasan wilayah laut, demi menjaga kedaulatan perairan dan mencegah praktik ilegal.
- Kolaborasi riset, teknologi, dan inovasi untuk mendukung kemajuan sektor maritim di Anambas.
“Melalui audiensi ini Anambas butuh support dari pemerintah pusat agar pembangunan di Anambas dapat menjadi contoh daerah kepulauan yang tangguh, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan maritim Indonesia,” ucap Aneng.
Bupati Aneng menegaskan Anambas memiliki kekayaan laut yang melimpah, mulai dari ikan, minyak, gas bumi, mineral, hingga energi terbarukan. Menurutnya, potensi besar itu perlu dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat.
“Kita sangat membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk kelancaran transportasi, perdagangan, pariwisata, dan industri kelautan untuk kemajuan ekonomi maritim di Anambas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aneng juga membahas program Kampung Nelayan Merah Putih, yang merupakan program prioritas nasional KKP untuk mempercepat pembangunan pesisir.
Dari 34 lokasi yang tercantum dalam surat edaran Provinsi Kepri, delapan desa di Anambas ikut masuk daftar, di antaranya Desa Air Bini (Siantan Selatan), Desa Pesisir Timur (Siantan), Desa Rewak (Jemaja), Desa Genting Pulur (Jemaja Timur), Desa Tebang (Palmatak), Desa Munjan (Siantan Timur), Desa Nyamuk (Siantan Timur), dan Desa Kuala Maras (Jemaja Timur).
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyambut baik usulan tersebut. “Program Kampung Nelayan Merah Putih bertujuan memberdayakan ekonomi pesisir dan mempercepat pembangunan di daerah kepulauan demi kesejahteraan nelayan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan menurunkan tim teknis untuk melakukan survei sekaligus menentukan titik prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Anambas.
Bupati Aneng menyampaikan apresiasi atas dukungan Menteri KKP terhadap pembangunan Anambas.
“Dengan komunikasi yang baik, hasilnya pasti baik. Semua program-program demi kesejahteraan masyarakat Anambas mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” tutupnya. ***














