Masih ada sisa waktu 1 (satu) tahun lagi untuk memperbaiki hubungan, gunakan politik merangkul bukan memukul, menjaga hubungan baik, saling menghargai, menjaga komitmen, hingga terwujudnya hubungan kerja yang harmonis dan bersinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Jika permasalahan tersebut hanya sebatas berbagi, tinggal dievaluasi kembali bagaimana pembagian tersebut diberlakukan secara proposianal dan profesional dengan masa sisa jabatan saat ini, dirembukkan kembali.
PILKADA KEPRI 2024
Perhelatan pemilihan kepala daerah serentak akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2024 nanti. Nama-nama yang muncul saat ini untuk siap maju pada pemilihan kepala daerah Provinsi Kepulauan Riau, baru ada 2 (dua) sosok putra daerah Kepulauan Riau yang mencuat, yaitu bapak H Ansar selaku incumben dan Bapak H Muhammad Rudi yang saat ini sebagai Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam yang merupakan suami dari ibu Hj Marlin Agustina yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau.
H Muhammad Rudi sudah 2 (dua) periode sebagai Wali Kota Batam, tentunya tidak bisa lagi mencalonkan sebagai Wali Kota Batam, akan bergeser keatas maju sebagai Cagub ataupun Cawagub .
Belum ada figur lain, masih wait and see. Mungkin banyak faktor menjadi pertimbangan untuk maju dan mencalokan diri pada Pilkada Kepri 2024.
Pertama melihat dari kekuatan rival yang akan dihadapi, seperti sosok H Ansar Ahmad dan HM Rudi bisa dikatakan cukup kuat, baik dari segi elektabilitas, pamoritasnya maupun isitas.
Mereka berdua sama-sama memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menakhodai Provinsi Kepulauan Riau.
Permasalahan yang kedua , yang menjadi pertimbangan adalah kondisi real sistim demokrasi di Indonesia saat ini tidak terlepas dari pembiayaan yang cukup besar untuk maju.
Apalagi Provinsi Kepulauan Riau wilayahnya terdiri dari pulau-pulau yang berjarak tempuh cukup jauh tentunya butuh biaya (pengeluaran) cukup besar untuk berkampanye, artinya mengukur kemampuan dan peluang menang.
Adapun beberapa sosok yang ingin maju hanya sebatas Calon Wakil Gubernur yang ingin dipasangkan dengan H Muhammad Rudi dan H Ansar Ahmad, bahkan sudah ada beberapa tim ataupun utusan-utusan yang tawaf mendatangi/menelisik beberapa publik figur, ketua partai, anggota DPRD, DPD, tokoh masyarakat, bupati/wali kota untuk dijadikan Calon Wakil Gubernur yang akan dipasangkan dengan H Ansar Ahmad dan H Muhammad Rudi.









