GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Kenduri Seni Melayu di Batam Perkuat Daya Tarik Budaya Pariwisata Kepri 2026

×

Kenduri Seni Melayu di Batam Perkuat Daya Tarik Budaya Pariwisata Kepri 2026

Sebarkan artikel ini
Kenduri Seni Melayu di Batam Perkuat Daya Tarik Budaya Pariwisata Kepri 2026
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan. (Foto : Dok)

BATAM – Kenduri Seni Melayu di Batam akan menjadi salah satu event unggulan yang memperkuat daya tarik budaya dalam strategi pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026. Event yang mendapat dukungan Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) ini diproyeksikan menjadi magnet wisata berbasis budaya Melayu yang khas.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melalui Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa Kenduri Seni Melayu memiliki peran strategis dalam memperkenalkan identitas budaya Kepri kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kenduri Seni Melayu di Batam menjadi salah satu event penting untuk memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai pusat budaya Melayu,” ujar Hasan, Selasa (3/2/2026).

Hasan menjelaskan, Kenduri Seni Melayu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal. Berbagai seni pertunjukan, tradisi, dan ekspresi budaya Melayu akan ditampilkan sebagai kekuatan utama pariwisata Kepri.

Menurutnya, event budaya seperti ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari pengalaman otentik dan bernilai kearifan lokal.

Penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang membidik 2,7 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2026. Target tersebut akan didukung melalui rangkaian event nasional dan internasional yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Batam dan Bintan.

Sepanjang tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau tercatat mencapai 2.027.037 orang, sementara wisatawan nusantara mencapai 4.294.670 perjalanan.

“Event budaya menjadi pelengkap event sport tourism dan wellness tourism yang kami siapkan untuk menjaga tren pertumbuhan kunjungan wisata,” jelas Hasan.

Selain menarik wisatawan, Kenduri Seni Melayu juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Kehadiran wisatawan akan membuka peluang bagi pelaku usaha seni, kuliner tradisional, hingga produk kerajinan khas Melayu.

Hasan menambahkan, sepanjang tahun 2025 total pengeluaran wisatawan di Kepulauan Riau mencapai Rp22,6 triliun, yang menunjukkan besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi daerah.

“Dengan event seperti Kenduri Seni Melayu, kami berharap dampak ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutup Hasan. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100