BATAM β Kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Jumat (6/3/2026), terjadi saat kapal tersebut tengah melakukan aktivitas penarikan terhadap Kapal Cargo Kyparissia.
Insiden tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB dan mengakibatkan lima orang yang berada di dalam kapal menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Laporan kejadian baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang pada pukul 17.57 WIB.
Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli, menjelaskan bahwa berdasarkan data awal terdapat lima orang yang berada di kapal saat kecelakaan terjadi.
βKami menerima laporan kejadian kapal terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang pada pukul 17.57 WIB. Berdasarkan data awal, terdapat lima orang yang berada di dalam kapal saat insiden terjadi,β ujar Fazzli, Sabtu (7/3/2026).
Dari lima orang tersebut, tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam.
Satu orang korban berhasil selamat, sementara satu korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam tahap pencarian oleh tim SAR gabungan.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Batam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 18.05 WIB.
βTim Rescue Pos SAR Batam yang berjumlah lima personel langsung kami kerahkan menuju lokasi kejadian untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan melakukan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang,β jelas Fazzli.
Setibanya di lokasi pada pukul 19.05 WIB, tim langsung melakukan koordinasi dengan VTS Batam, Polairud Polda Kepri, serta pihak PT ASL Batam untuk memulai penyisiran di area perairan tempat kapal terbalik.
Operasi pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan dengan memanfaatkan berbagai peralatan SAR pendukung. ***














