TANJUNGPINANG – Sebanyak 20 anak buah kapal (ABK) KM Makmur Jaya berhasil diselamatkan setelah kapal mereka terbalik di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Minggu dini hari.
Evakuasi heroik ini dilakukan oleh KM Sinar Abadi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, memastikan seluruh ABK yang bertahan di badan kapal dapat selamat dan dibawa ke Pelabuhan Kijang.
Kapal KM Makmur Jaya sebelumnya bertolak dari Kampung Bugis, Tanjungpinang, menuju Pulau Pengibu pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 14.00 WIB.
Sekitar pukul 04.00 WIB, gelombang tinggi menghantam kapal hingga miring dan akhirnya terbalik.
Dalam kondisi kritis, 20 ABK bertahan di badan kapal, sementara 9 ABK lainnya naik ke sekoci penyelamat namun terpisah dari kapal utama.
Proses evakuasi dimulai pukul 11.00 WIB ketika KM Sinar Abadi melintas di lokasi. Kapal langsung mengevakuasi 20 ABK yang bertahan di badan kapal dan menurunkan mereka di Pelabuhan Kijang untuk diserahkan ke pihak agen kapal.
Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli, menjelaskan bahwa seluruh tim SAR Pos Batam dan kru KN SAR Purworejo 101 telah diberangkatkan malam sebelumnya untuk melakukan penyisiran intensif mencari 9 ABK yang masih hilang.
Cuaca ekstrem dan arus laut yang kuat menjadi tantangan utama operasi SAR. Meski demikian, keberhasilan evakuasi 20 ABK oleh KM Sinar Abadi menjadi sorotan heroik di masyarakat setempat, sementara pencarian 9 ABK yang hilang terus digencarkan untuk memastikan keselamatan semua korban. ***
















