DEPOK — Kabupaten Bintan menjadi salah satu daerah yang melakukan peluncuran (Launching) Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dengan nama Bintan-CSIRT. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI di Auditorium dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada 24 Juli 2024.
“Alhamdulillah hari ini resmi Bintan-CSIRT diluncurkan oleh Kepala BSSN bersama Menteri Kominfo. Ini adalah upaya kita sekaligus wujud komitmen dalam meningkatkan keamanan siber khususnya di Bintan,” ungkap Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan, Rusli.
Rusli menjelaskan bahwa CSIRT memiliki tiga fungsi utama, yaitu memberikan layanan reaktif, layanan proaktif, dan layanan peningkatan kualitas keamanan.
“Layanan reaktif meliputi koordinasi insiden, triase insiden, dan resolusi insiden. Layanan proaktif mencakup publikasi informasi kerawanan, keamanan, dan tren teknologi, serta melakukan audit keamanan informasi. Sementara itu, layanan peningkatan kualitas keamanan dilakukan melalui bimbingan teknis, workshop, dan cyberdrill test,” tambah Rusli.
Pembentukan CSIRT ini secara resmi ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Registrasi CSIRT dari BSSN kepada 17 instansi tersebut. ***
(MU)














