GESER UNTUK BACA BERITA
BERITA TERKINIKEPRI

Pemprov Kepri Minta Bantuan Konjen RI Johor Bahru

×

Pemprov Kepri Minta Bantuan Konjen RI Johor Bahru

Sebarkan artikel ini
Beberapa Pimpinan OPD Pemprov Kepri, Staf Ahli Gubernur Kepri, Herizal Hood, dan tokoh masyarakat Kepri Huzrin Hood, menggelar pertemuan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Johor Bahru, Malaysia. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Johor Bahru — Beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri menggelar pertemuan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Johor Bahru, Malaysia, Selasa, (12/3/2020).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pimpinan OPD yang ikut adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Burhanuddin, Kepala Dinas Pertanian Kepri, Ahmad Izhar, dan Kepala Biro Kesra, Ayub. Ikut pula Staf Ahli Gubernur Kepri, Herizal Hood, dan tokoh masyarakat Kepri Huzrin Hood.

Pertemuan dipusatkan di ruang pertemuan KJRI Johor Bahru, bertujuan mencari peluang peningkatan ekonomi daerah. Diharapkan, KJRI Johor Bahru dapat memberi saran dan masukan, terhadap Pemprov Kepri, dalam mencari peluang tersebut, khususnya para pelaku usaha yang ada di Malaysia.

Konjen RI Johor Bahru, Sunarko, mengatakan, prioritas pelaksanaan tugas Perwakilan RI di luar negeri, mencakup penguatan diplomasi ekonomi, perlindungan WNI, kedaulatan dan kebangsaan, serta meningkatkan peran dan kepemimpinan Indonesia di kawasan dan dunia.

Sedangkan wilayah kerja KJRI Johor Bahru mencakup empat Negeri, yaitu Johor, Melaka, Negeri Sembilan dan Pahang. ”Kita berharap, pengusaha Malaysia membuka kesempatan inves ke wilayah Provinsi Kepri,” katanya.

Peluang kerjasama ekonomi di Johor dan sekitarnya cukup terbuka luas, termasuk potensi dan peluang pasar berbagai produk pertanian, kerja sama peningkatan konektivitas dan perhubungan, bidang kepelabuhanan, transportasi laut berupa Roro, serta Pariwisata khususnya Wisatawan Asing yang berkunjung ke Malaysia dan juga warga Negara Malaysia sendiri.

Ia berharap kedepan wisatawan manca negara yang berkunjung ke Johor dapat memperpanjang masa tinggal dan melanjutkan kunjungan ke Kepulauan Riau.

KJRI Johor Bahru menyampaikan kesiapan mendukung dan mendorong, serta memfasilitasi tindaklanjut kerja sama secara konkrit yang memberikan kemanfaatan masyarakat kedua pihak.

Gubernur Kepri diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Burhanuddin, mengatakan, selama ini telah terjalin hubungan yang bagus antara Pemprov Kepri dengan Malaysia. Seperti bidang ekonomi dan kepariwisataan.

”Kegiatan silaturahmi ini sangat memiliki ruang dan peluang bagi perkembangan Kepariwisataan Kepri. Menggerakkan wisatawan dari Johor dan negara-negara lainnya yang berada di Malaysia,” katanya.

Pemprov Kepri, juga akan menindaklanjuti permintaan kelapa buat Malaysia. Seperti yang pernah disampaikan Konjen Republik Indonesia di Johor saat pertemuan sebelumnya. Kunjungan ini perlu segera ditindaklanjuti, Pelaku Usaha dan masyarakat agar mampu menggenjot perekonomian Kepri.

”Ini persoalan serius yang harus ditangani oleh semua pihak secara bersama-sama. Membangun konektivitas antara Kepri dan Johor Bahru,” kata Burhanuddin.

Dengan berbagai instrumen yang bisa digunakan seperti Sosek Malindo, IMT-GT dan hubungan bilateral. Kepri, terus berbenah dengan penataan kawasan-kawasan sesuai peruntukannya, seperti Batam akan diarahkan kepada Industri Hi-tech dan Jasa, Tanjung Balai Karimun sebagai kawasan industri berat, Bintan Pariwisata dan Pengolahan.

Sementara, tokoh masyarakat Kepri yang juga Ketua Forum Pengembangan Ekonomi Lokal, Huzrin Hood, mengatakan, pertemuan Konjen RI Johor Bahru dan Pemprov Kepri, akan membantu perekonomian.

“Kita berharap pertemuan ini dapat berdampak positif bagi Provinsi Kepri. Terutama dirasakan pelaku usaha. Jika ini kita bangun bersama, saya yakin akan menjadi kekuatan dalam membangun perekonomian,” ujarnya. (Wak Tar/R)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100