LINGGA (SK) — Abdul Gani Atan Leman, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lingga, dari Partai Demokrat, menerima anugerah Hang Tuah, di malam penganugrahan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), di Hotel Hatten, Malaka, Malaysia, pada Kamis, (17/11/2016), lalu.
Anugrah Hang Tuah yang diterima Abdul Gani Atan Leman tersebut, sepanggung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, yang menerima Anugrah Tun Hassan dan Gubernur Provinsi Kepulauan riau (Kepri), Nurdin Basirun, yang menerima Anugrah Tun Perak.
Menpora dan Gubernur Kepri yang menerima Trofi Anugrah tersebut, diserahkan langsung oleh Presiden DMDI, Tan Sri Mohd Ali Rustam, sementara Abdul Gani Atan leman menerima Trofi Anugrah tersebut diserahkan lansung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi.
Menpora Imam Nahrawi, mendapat Anugrah tersebut karena dianggap selama ini dinilai peduli dalam pembangunan bidang sosial budaya dan peningkatan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di bidang kepemudaan, sementara Abdul Gani Atan Leman, mendapat Anugrah tersebut karena dianggap telah berjasa dalam memberikan perkhidmatan cemerlang kepada DMDI.
“Anugrah ini adalah untuk seluruh masyarakat Lingga dan masyarakat melayu, dimana selama ini telah banyak memeberikan peluang dan inspirasi kepada saya, untuk berkiprah di DMDI dan Lingga khususnya,” ungkap Abdul Gani Atan Leman, Selasa, (23/11/2016), kemarin.
Dalam siaran Pers nya, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi, menyebutkan bahwa sebuah bangsa akan dihormati jika bangsa itu paling maju di dunia. Sedangkan Agama akan terus dihormati, jika terus menjaga dan mengamalkan rukun Iman dan Islam dengan tanpa mengetepikan Agama lain.
“Kombinasi Melayu dan Islam adalah kombinasi yang terbaik dengan memahami ketiga-tiga elemen yang dinyatakan. Itu, mungkin agak berat untuk kita mengungkap perkara yang kita tak pasti 50 atau 100 tahun akan datang, tapi tak mustahil dengan kepemimpinan DMDI yang merangkumkan orang Melayu dan Islam daripada 20 negara, adalah akar tunjang yang mengagungkan semula orang Melayu, Insya-Allah,” terangnya.
Konferensi Dunia Melayu Dunia Islam ke-17 diselenggarakan selama 2 hari, pada tanggal 17 dan 18 November 2016, di Hotel Hatten Malaka, Malaysia, dan diikuti oleh 20 negara serta dihadiri oleh 1000 peserta.
Konferensi ini juga diberikan Anugerah Mansur Syah kepada Presiden DMDI, Tan Sri Mohd Ali Rustam dan EXCO Melaka merangkap Pengurus Biro Wanita DMDI, Datuk Latipah Omar. (SK-Pus)







