SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna, Hj. Kartina Riawita, secara resmi membuka Seminar Peringatan Hari Kartini 138, dengan tema Melalui Peringatan Hari Kartini 138, kita tingkatkan kapasitas perempuan Natuna menjadi perempuan cerdas, mandiri, dan berprestasi, di Rumah Makan Sisi Basisir, Rabu, (19/04/2017).
Kartina Riawita, dalam sambutannya mengatakan, kondisi dan posisi perempuan saat ini belum begitu menguntungkan dibanding dengan laki-laki, karena masih banyak berbagai aspek kehidupan yang belum dapat kita temui, maka pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara bersama-sama, terpadu, dan terintegrasi, antara lain pemberdayaan ekonomi bagi perempuan yang merupakan salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan, karena itu penguatan dan optimalisasi secara terpadu dalam kehidupan ekonomi merupakan hal penting yang harus kita lakukan.
“Dalam tahun 2017 ini, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna, mempunyai beberapa program, yaitu program Pembinaan Organisasi Wanita yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perempuan yang maju, mandiri, dan mampu meningkatkan kontribusi dan keikutsertaannya dalam pembangunan,” ujar Kartina.
“Membuka dan memperluas kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dirinya, serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya melalui mekanisme pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai ketahanan ekonomi keluarga dan keterlibatannya dalam pembangunan,” ujarnya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Natuna, Ny Hj Siti Asmah Harmain, S.Pd.I, dalam sambutannya, mengatakan, R.A. Kartini adalah sosok yang selalu berjuang tidak hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, tetapi berjuang untuk kepentingan masyarakat luas, komitmen dan konsisten yang kuat terhadap prinsip dan semangat kebangsaan, serta kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan ber negara.
“Perjuangan tokoh wanita ini patut kita teladani, kita lestarikan, dan kita praktekkan dalam kehidupan yang kita jalani setiap harinya,” kata Siti Asmah Harmain.
Sekarang ini, lanjutnya, sudah bisa kita lihat kemajuan para wanita Indonesia, kartini-kartini masa kini dalam suatu dedikasi, dimana pekerjaan atau jabatan yang dulu hanya diduduki kaum laki-laki, sekarang sudah banyak yang diduduki kaum wanita. Dari pegawai negeri, pengacara, dokter, direktur, pimpinan daerah, menteri, bahkan sampai jabatan Presiden sudah pernah dipangku kaum wanita.
“Oleh sebab itu, mari kita sama-sama bangkit untuk berbuat dengan karya-karya kita yang positif, yang bisa mengangkat derajat wanita, untuk ikut serta dalam membangun daerah Natuna ini, dengan tidak menghilangkan kewajiban utama kita sebagai istri dan ibu dalam membina rumah tangga masing-masing sesuai kodrat dan fitrahnya sebagai seorang wanita,” ajak Siti, kepada peserta Seminar. (SK-Nard)








