“Insya Allah saya sudah bersilaturahmi ke tokoh-tokoh masyarakat dan FKPD yang ada. Kita semua sepakat untuk mensukseskan Pilkada Kepri dengan langsung, jujur, adil, bebas dan rahasia, serta mematuhi protokol kesehatan. Total ada 17 paslon di Kepri. Insya Allah, jika kita sepakat dan komitmen, bisa kita sukseskan,” katanya.
Sementara itu Ketua LAM Kepri, Abdul Razak AB, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus LAM dan masyarakat Kepri komitmen untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada Kepri tahun 2020 ini.
Sebagai orang Bugis, ujar Abdul Razak, keberadaan Bahtiar Baharuddin bukanlah orang asing di Kepri. Karena sejarah kerajaan Melayu di Kepri erat kaitannya dengan campur tangan orang Bugis. Bahkan sampai sekarang.
“Semoga Pak Bahtiar bisa menjalankan amanahnya dengan baik. Kami selaku LAM Kepri mewakili seluruh anggota LAM dan masyarakat Kepri, mendukung untuk kesuksesan Pilkada Kepri dengan semboyan Pilkada Sehat, yakni sehat secara jasmani dan rohani,” kata Abdul Razak.
Usai bersilaturahmi dengan LAM, Pjs Gubernur melanjutkan bersilaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majlis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
Dari silaturahmi ini semuanya sepakat untuk mensukseskan Pilkada Kepri secara sehat. Yakni langsung, umum, jujur, adil, bebas dan rahasia, serta terhindar dari paparan Covid-19. (R Rich)








