GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Humas Harus Kuasai Ilmu Jurnalistik, Eddy Supriatna: Supaya Informasi Lebih Akurat

×

Humas Harus Kuasai Ilmu Jurnalistik, Eddy Supriatna: Supaya Informasi Lebih Akurat

Sebarkan artikel ini
Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna saat menjadi narasumber pada kegiatan Diklat Jurnalistik bagi tenaga kehumasan.
Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna saat menjadi narasumber pada kegiatan Diklat Jurnalistik bagi tenaga kehumasan. (Foto : JMSI)

TANJUNG PINANG – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri, Eddy Supriatna, menegaskan bahwa tugas seorang humas harus didukung dengan pemahaman yang kuat dalam ilmu jurnalistik. Hal ini penting agar humas dapat menyajikan informasi yang akurat, informatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Eddy saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik bagi tenaga kehumasan, yang diselenggarakan oleh media Radar Satu bekerja sama dengan JMSI Kepri. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Hotel Halim, Tanjung Pinang, mulai Rabu (26/2/2025) hingga Kamis (27/2/2025).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Eddy menilai bahwa Diklat Jurnalistik sangat bermanfaat bagi tenaga kehumasan dalam meningkatkan keterampilan menulis berita secara baik dan benar sesuai dengan standar jurnalistik.

Ia juga menekankan bahwa profesi humas memiliki kesamaan dengan wartawan dalam hal penyampaian informasi.

“Humas dan wartawan sama-sama bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, petugas humas harus memiliki keterampilan menulis berita yang lebih baik agar pesan dari instansi atau pemerintah dapat tersampaikan secara efektif dan transparan,” ujar Eddy.

Lebih lanjut, Eddy menyarankan agar pemerintah memberikan perhatian dan dukungan berkelanjutan terhadap penyelenggaraan Diklat Jurnalistik bagi tenaga kehumasan.

“Pelatihan seperti ini sangat penting dan harus terus diadakan. Dengan keterampilan jurnalistik yang baik, petugas humas akan lebih percaya diri dan kompeten dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tambahnya.

CEO Radar Satu, Ambok Akok, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya penyelenggaraan Diklat Jurnalistik.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan untuk melatih tenaga kehumasan agar lebih mahir dalam menciptakan produk jurnalistik yang berkualitas di instansi masing-masing.

“Diklat ini membantu tenaga humas dalam menyampaikan informasi yang jelas, mudah dipahami, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Dengan demikian, masyarakat akan mendapatkan informasi yang akurat dari berbagai instansi,” katanya.

Ambok Akok juga menyebutkan bahwa beberapa instansi telah mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti pelatihan ini.

“Kami bersyukur ada banyak peserta dari berbagai instansi yang ikut serta dalam pelatihan ini. Ini menunjukkan betapa pentingnya jurnalistik bagi humas,” ujarnya.

Diklat Jurnalistik ini menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna, Sekretaris JMSI Kepri, Hadli, serta anggota JMSI Kepri, Romus Panca Nugraha.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Penulisan Naskah Berita dari Eddy Supriatna, yang kemudian dilanjutkan dengan pelatihan Kaidah Bahasa Indonesia oleh Muhammad Chairuddin, editor Radar Satu sekaligus Ketua Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) Kepri.

Dengan adanya Diklat ini, diharapkan tenaga kehumasan dapat lebih profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik, sehingga komunikasi antara pemerintah, instansi, dan masyarakat menjadi lebih baik dan transparan. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100