– Wartawan Yang Mengambil Gambar Dapat Ancaman.
SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Informasi dari masyarakat tentang bau yang tidak sedap yang berasal dari limbah pembuangan PT Saipem, yang tidak jauh dari lokasi Kantor Kades Pangke Barat, Kabupaten Karimun, membuat Jurnalis SIJORIKEPRI.COM, dan rekan wartawan SIAGAONLINE.COM mendatangi tempat tersebut, Rabu,(26/4/2017), dengan tujuan adalah untuk melakukan pengambilan foto di lokasi limbah.
Saat pengambilan foto berlangsung, tiba tiba awak media diteriaki dengan suara lantang oleh salah seorang penjaga limbah.
“Hei ! Jangan foto sembarangan! Kalian dari mana,” teriaknya.
Kemudian, penjaga tersebut mendatangi awak media dengan wajah sinis, dan langsung saja awak media bertanya sebab-sebab dilarang memotret.
“Apakah kamu pemilik area limbah ini?,” tanya wartawan kepada penjaga tersebut.
Dan langsung dijawab oleh si Penjaga, bahwa dirinya bukan pemilik, namun yang bertugas di Lokasi Limbah itu.
“Bukan, saya cuma kerja dan jaga disini,” jawab si penjaga, yang tak mau menyebutkan namanya kepada awak media.
Dari hasil pantauan awak media ke lokasi pembuangan limbah tersebut, didapati limbah yang di buang PT Saipem, yang tak jauh dari pemukiman masyarakat Desa Pangke, di buang di lokasi tanah milik Asiong.
Dua hari kemudian, awak media menjumpai Kades Pangke Barat, Rumainur, yang kebetulan berada di Kantor Camat Meral Barat, mengatakan, pembuangan limbah yang dilakukan oleh PT Saipem tersebut, belum ada pemberitahuan atau mendapatkan izin darinya.
“Pembuangan limbah tersebut tidak ada izin atau pun pemberitahuan kepada saya,” tegas Rumainur, Jumat, (28/04/2017),
Menurut Rimainur, pengelola limbah tersebut adalah “Daim” dan Humas Saipem adalah Diko, yakni istri Rupindi, Kadis Perikanan. Rumainur juga menceritakan, sebelumnya sudah ada 4 orang wartawan yang melapor kepadanya, yang juga memantau ke lokasi tersebut.
“Dari laporan 4 wartawan tersebut mereka diancam akan ditanggalkan (dicopot, Red) giginya, kalau tidak pergi dari lokasi tersebut,” ungkap Rumainur.
Keempat wartawan yang mau dicopot giginya itu adalah wartawan media online dan cetak, dengan inisial S, H, R dan N. Mereka juga sudah memberitahukan ke media ini, tentang kejadian yang mereka alami. (SK-FIK)








