Bunga Raksasa Langka “TUMBUH di KUNDUR BARAT”
SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Bunga raksasa yang langka, tumbuh di Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, tepatnya dibelakang rumah Rahayu (53), warga RT 08/RW 02.
Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, bersama beberapa Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, langsung menuju lokasi untuk melihat secara langsung bunga langka tersebut, Minggu, (22/04/2018).
Rafiq mengatakan, seumur hidupnya, baru pertama kali ini ia melihat secara langsung bunga raksasa yang berbau bangkai ini.
“Saya hanya melihatnya di buku atau melalui google. Coba diteliti apa jenis bunga ini, Rafflesia atau jenis lainnya,” ujarnya, ketika berada didekat bunga raksasa tersebut.
Setelah melihat secara langsung, Rafiq meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, yang ikut mendampingi untuk melakukan penelitiannya.
“Tolong bantu viralkan, agar kalau mau melihat langsung bisa datang kesini, tidak usah jauh-jauh ke daerah-daerah lain,” pinta Rafiq.
Sementara itu, Rahayu (53) menceritakan, bunga yang barbau bangkai tersebut tumbuh dibelakang rumahnya, dan sampai saat ini sudah lima hari.
Awalnya Ketika Rahayu akan membuang sampah dibelakang rumah, ia melihat ada tumbuhan yang tumbuh seperti jantung pisang. Karena melihat bentuknya sedikit aneh, Rahayu memberitahukan kepada keluarga dan warga sekitar.
“Setelah dilihat secara dekat, tumbuhan itu menggeluarkan bau busuk dan warga bilang ini bunga bangkai,” ungkapnya, saat diwawancara awak media ini.
Kemunculan Bunga Bangkai di area pekarangan rumah Rahayu tersebut, tentu menjadi perhatian warga Kundur Barat.
Kalau dilihat dari bentuknya, kemungkinan bunga ini termasuk bunga bangkai (Amorphophallus), karena sendiri. Sedangkan bentuk Raflesia agak berbeda, yaitu ditengahnya ada lubang, dan hanya hidup bergantung dengan menyerap nutrisi dari tanaman yang merupakan induk inangnya. Namun kita tunggu saja hasil penelitiannya dari pihak yang lebih berwenang. (fik)









