– Ini Penyebabnya.
SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau pada triwulan pertama 2018 minim, yakni, hanya sekitar 9 persen dari total keseluruhan anggaran.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga, Muhammad Nuzur, melalui Kasubbid Pembukuan dan Akutansi Raimah, yang ditemui SIJORIKEPRI.COM, menjelaskan, bahwa penyerapan anggaran APBD secara global untuk triwulan pertama ini, diakuinya masih tergolong rendah.
“Realisasi penyerapan anggaran triwulan pertama Rp 57 miliar, atau 9 persen dari total APBD sebesar Rp 643 miliar,” ungkap Raimah, di ruang kerjanya, Selasa, (24/04/2018), pagi.
Menurutnya, minimnya penyerapan APBD juga disebabkan lantaran adanya perubahan pada struktur di tubuh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ya, kendalanya bisa saja karena ada perombakan ataupun mutasi nama-nama pejabat yang dilakukan belum lama ini, serta diterapkan sistem transaksi secara non-tunai,” paparnya.
Sementara itu, untuk pencapaian target, lanjut Raimah, setiap OPD sudah pasti menerapkan target pencapaian atas penyerapan anggaran, terutama di masing-masing bidang.
“Contoh, di bidang kami ini, kalau anggaran tidak terserap, otomatis Pak Kepala akan langsung menegur kami,” kata Raimah, mengakhiri. (Sim)








